Lurah Depok Jaya: “Tebang Tower BTS Ilegal Yang Masih Berdiri!”

(kiri) Lurah Depok Jaya, Saiful Hidayat dan Camat Pancoranmas, Utang Wardaya (dok. KM)
(kiri) Lurah Depok Jaya, Saiful Hidayat dan Camat Pancoranmas, Utang Wardaya (dok. KM)

DEPOK (KM) – Polemik berdirinya tower BTS milik PT. Mitra Tel di wilayah Kelurahan Depok Jaya sudah berlangsung sejak April 2017 lalu. Namun hingga berita ini diturunkan, tower ilegal yang dibangun di Jl. Jambu IX & X ini masih tetap kokoh berdiri.

Sejak awal pendiriannya, tower milik Mitra Tel tersebut sudah bermasalah karena tidak mengantongi izin, dan wargapun merasa resah sejak tower tersebut didirikan. Mulai dari demo warga, instruksi pembongkaran dari wakil walikota, hingga penyegelan oleh Satpol PP sudah dilakukan. Terakhir pada Mei 2017 silam, terkait dengan polemik ini, tim KM mendapat pengakuan dari Yamrin Madina, Kabid Gaktur Pol PP, bahwa memang tower tersebut belum berizin dan masih diberikan kesempatan untuk pengurusan izinnya.

Terkait dengan hal tersebut, tim KM kembali mengkonfirmarsi terkait keberadaan tower yang masih berdiri kokoh itu dengan menyambangi Kantor Lurah Depok Jaya dan langsung ditemui Lurah Saiful Hidayat. Dalam wawancara, ia mengatakan sudah semestinya tower tidak berizin itu dibongkar. “Kalau menurut saya ‘ditebang saja’ kalau itu memang jelas meresahkan warga dan tidak mengantongi ijin,” ujar Saiful yang baru tiga minggu menjabat Lurah Depok Jaya.

Mahindra, Lurah Depok Jaya sebelumnya, beberapa saat sebelum diganti juga sempat menyatakan heran mengapa tower tersebut masih belum dibongkar. “Padahal sudah hampir satu tahun dan hingga kini saya belum menandatangani izin pendirian tower tersebut,” keluhnya.

Mantan lurah yang sempat diisukan menerima sejumlah dana terkait pembangunan tower tersebut mempertanyakan kenapa hingga saat ini tower itu belum juga dibongkar. “Saya tidak ngerti kenapa bisa begitu, dan yang saya lakukan adalah sesuai dengan keinginan warga, jika mereka menolak tentu saya gak bisa memaksakan,” jelasnya lebih lanjut.

Karena masih berada di wilayah Pancoran Mas, maka tim KM juga menyambangi kantor Kecamatan Pancoran Mas untuk meminta keterangan dari Camat Utang Wardaya. Utang mengakui bahwa tower tersebut sama sekali belum mengantongi surat rekomendasi yang dikeluarkan baik dari kelurahan maupun kecamatan setempat. “Semestinya sebelum tower itu dibangun, harus ada surat rekomendasi yang dikeluarkan lurah dan camat, tapi ini memang belum ada sampai sekarang,” jelas Utang.

“Selain itu memang spesifikasi tower yang dibangun juga tidak sesuai dengan yang disosialisasikan kepada warga, inilah diantara yang menjadi dasar keberatan warga,” lanjut Camat.

“Namun saya berharap, supaya tidak mubazir, sebaiknya proses perijinannya dilanjutkan lagi hingga selesai dan permintaan warga juga diperhatikan supaya ada win-win solution,” harapnya.

Sebagaimana pemberitaan sebelumnya, warga dari RT 02/01 Depok Jaya Kecamatan Pancoran Mas, Kota Depok merasa ditipu oleh tim PT. Mitra Tel terkait pembangunan tower BTS di halaman Masjid Nurul Iman. Warga merasa ada permainan saat warga dimintai persetujuan dibangunnya tower BTS tersebut, dimana pada saat permintaan persetujuan tersebut tidak disertakan proposal dan surat pengantar RT & RW setempat.

Reporter: Sudrajat, Indra Falmigo
Editor: HJA

Leave a comment

Your email address will not be published.


*