Dukung Program Pemerintah Tentang Pemulihan Ekonomi Nasional, Kades Neglasari Tanam 1.500 Pohon Pinang Batara Super

SUBANG (KM) – Menindaklanjuti program pemerintah terkait Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN), Kades Neglasari, Kecamatan Pagaden, Kabupaten Subang, Ita, tanami 1.500 pohon pinang batara super, yang dikelola melalui BUMdes Desa Neglasari, Rabu 20/1.

Kegiatan tersebut bekerja sama dengan PT Pinang Lampung, dan dilakukan di setiap pinggiran jalan sekitar wilayah Desa Neglasari dan di kebun-kebun milik warga, yang dilakukan oleh Pemdes Neglasari bersama tim PT Pinang Lampung. Adapun pemeliharaan pohon-pohon tersebut dalam kurun waktu satu tahun pertama dikelola oleh kru dari PT Pinang Lampung, sedangkan pihak Desa melalui BUMDes melanjutkan, hingga pohon tumbuh besar dua tahun kemudian dan mampu menghasilkan uang dari menjual buahnya ke PT Pinang Lampung kembali.

Sebelum penanaman pohon pinang, terlebih dahulu digelar pengobatan gratis bagi warga Neglasari yang dihadiri oleh kurang lebih 50 warga yang berobat dengan sistem pengobatan menggunakan olahan dari buah pinang itu sendiri, yang turut dihadiri oleh Camat Pagaden Tri Utami.

Pendiri PT Pinang Lampung, Ketut Ardi menyampaikan, kegiatan ini merupakan bentuk tindak lanjut dari kegiatan peluncuran Pinang Batara Super bersama Bupati Subang beberapa bulan lalu, dan Bupati Subang Ruhimat pada saat itu merespon positif terhadap pengembangan penanaman pinang batara super di Kabupaten Subang.

“Bahkan Bupati Subang Haji Ruhimat ngasih lahan lebih dari 200 hektar untuk digunakan sebagai lahan penanaman pinang batara super tersebut dan ini diawali oleh Desa Neglasari Kecamatan Pagaden. Ini juga salah satu bentuk dalam rangka pemulihan ekonomi Desa sebagai tindak lanjut dari program Pemulihan Ekonomi Nasional, dengan menanam 1.500 pohon pinang,” ujar Ketut Edi.

“Penanaman pohon pinang sangat bagus dan besar manfaatnya bagi warga sekitar karena selain bisa menghasilkan uang juga dapat memberikan kesehatan pada warga sekitar karena pohon pinang ini mengandung infra red [sic

Advertisement
] yang sangat bagus bagi kesehatan, dimana infra red itu sendiri bekerja menyerap virus yang ada di udara dalam radius 20 meter dari setiap pohon pinang yang tumbuh. Dari sisi usahanya, per seribu batang pohon pinang ini dapat menghasilkan uang sekitar 30 juta rupiah dalam sekali panen, dan panen pinang dapat dilakukan sebanyak tiga sampai empat kali dalam setahun, dengan kata lain, per seribu batang pohon pinang ini mampu menghasilkan uang antara 100 sampai 150 juta per tahunnya,” kata Ketut Ardi

Maka dari itu diharapkan penanaman pohon pinang di Desa Neglasari ini, mampu menambah pundi-pundi keuangan bagi Bumdes Desa Neglasari yang ending nya mampu memberikan kesejahteraan bagi warga masyarakatnya.Nanti setelah pinangnya berbuah akan kami beli kembali dengan harga tiga ribu rupiah per kilogram nya, yang kemudian akan kami olah menjadi enam macam produk herbal yang berpungsi bagi kesehatan bahkan produk obat herbal yang kami racik dari buah pinang ini mampu mengobati penyakit kronis bahkan penyakit menahun”.tambahnya

Ditempat yang sama Kades Neglasari H.Ita menyampaikan, bahwa kerjasama ini sengaja dilakukan agar Bumdes yang ada di desa kami mampu bersaing dengan bumdes Desa lain dalam mengelola perputaran keuangan dan melalui penanaman pohon pinang ini, saya optimis tiga atau empat tahun yang akan datang, Bumdes Desa Kami mengalami kemajuan pesat dalam perputaran keuangan melalui produksi pinang ini.ungkapnya H.Ita

“Selain itu pohon pinang juga sangat bagus dalam menjaga siklus udara karena mengandung infra red yang mampu menyerap virus diudara hingga radius 20 meter, jadi artinya selain mampu memberikan kesejahteraan bagi warga kami melalui Bumdes, juga dapat memberikan kesehatan lingkungan karena tidak ada polusi udara lagi nantinya.pungkasnya

Udin

Advertisement
Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


%d bloggers like this: