Oknum Guru Ditangkap Polisi, Diduga 8 Kali Cabuli Bocah

Ilustrasi pelecehan seksual terhadap anak
Ilustrasi pelecehan seksual terhadap anak

BENGKULU (KM) – Seorang oknum guru honorer di sebuah Sekolah Dasar Negeri (SDN) di Kecamatan Topos, Kabupaten Lebong, Bengkulu, berinisial BM (26, laki-laki) diamankan di Polsek Rimbo Pengadang. Pasalnya, oknum guru tersebut diduga telah melakukan tindak pidana pecabulan terhadap bocah laki-laki yang juga merupakan anak muridnya.

Sebagaimana yang dirilis oleh media lokal Bengkulusatu.co.id hari ini 4/6, Kepala Desa (Kades) setempat membenarkan adanya peristiwa asusila tersebut. Bahkan, diduga ada kemungkinan korban lebih dari satu orang.

“Pelaku merupakan warga [desa ini]. Kemungkinan korban juga lebih dari satu, karena dia BM ini seorang guru honorer di SD,” kata Kades.

Di tambahkan oleh Kades itu bahwa korbannya juga masih duduk di sekolah dasar. Pihak yang melaporkan perbuatan asusila tersebut pada pihak yang berwajib juga lebih dari satu orang. Hal ini mengingat kecemasan para orang tua terhadap anaknya.

“Untuk pelapor kemungkinan banyak, karena dia ini guru di SDN di sini,” ujar Kades.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa terduga pelaku baru tinggal di Kecamatan Topos hampir sepuluh tahun ini, menetap bersama orang tuanya. Awal kecurigaan muncul ketika masyarakat mendengar obrolan anak-anak bawah umur yang kemungkinan mengetahui perbuatan asusila tersebut.

“Warga merasa curiga karena sempat mendengar obrolan anak-anak, saat ditanyakan awalnya mereka tidak mau mengaku. Namun, setelah dibujuk, salah satu dari anak tersebut pun menceritakan perihal perbuatan asusila tersebut. Mendapatkan keterangan dari anak tersebut warga pun kemudian melaporkan hal tersebut ke Polsek Rimbo Pengadang,” kata Kades itu.

Advertisement

Sementara itu, ketika dikonfirmasi KM, Kapolres Lebong AKBP Ichsan Nur melalui Kapolsek Rimbo Pengadang Iptu Suroso Risdianto membenarkan kejadian tersebut.

“Ya benar, terduga pelaku (BM) telah diamankan pada Rabu (3/6/2020) sekira pukul 10.00 WIB. Penangkapan tersebut atas laporan warga setempat, berdasarkan keterangan yang kami terima, perbuatan tersebut telah dilakukan sebanyak 8 kali, sejak tahun 2018 lalu di rumah pelaku. Dimana pelaku meminta korban melakukan oral seks, dan kemudian pelaku pun melakukan hal yang sama pada korban,” jelas Kapolsek, Kamis 4/6.

“Atas perbuatannya tersebut, pelaku dijerat dengan pasal 82 Ayat 1 Jo pasal 76 E UU RI no 35 th 2014 tentang perubahan atas UU RI No 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak,” demikian Kapolsek Rimbo Pengadang.

Catatan: Terkait lokasi dan detail berita sengaja tidak dimuat sesuai dengan Pedoman Pemberitaan Ramah Anak (PPRA), mengingat korban masih di bawah umur.

Reporter: Tajar
Editor: HJA

Advertisement
Komentar Facebook

1 Trackback / Pingback

  1. Mengejutkan, Pelaku Akui Cabuli 2 Muridnya Sejak Tahun 2018, Terkadang Secara Bersamaan – KUPAS MERDEKA

Leave a comment

Your email address will not be published.


*