Hasil Pekerjaan Jaling Pecah-Pecah, Aktivis: “Pekerjaan Itu Harus Dibongkar dan Dikerjakan Kembali!”

Jalan lingkungan di Jalan Melati II RT 014/08 Kavling Perwirasari Bekasi Utara, Kota Bekasi, yang pecah-pecah (dok. KM)
Jalan lingkungan di Jalan Melati II RT 014/08 Kavling Perwirasari Bekasi Utara, Kota Bekasi, yang pecah-pecah (dok. KM)

BEKASI (KM) – Pengerjaan jalan lingkungan di Jalan Melati II RT 014/08 Kavling Perwirasari Bekasi Utara, Kota Bekasi, memancing reaksi keras dari Komunitas Peduli Bekasi.

Sebelumnya, Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) H. Tatang mengatakan bahwa dirinya sudah menegur  pihak kontraktor untuk segera memperbaiki jalan tersebut. “Kalau belum juga diperbaiki tidak akan saya tandatangan nanti,” jelas Tatang kepada KM.

Selain itu, Kepala Bidang Bina Marga di Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kota Bekasi Widayat Subroto saat ditemui di ruangannya menjelaskan, “kemarin sudah saya tegur ke pihak PPTK untuk segera meninjau ke lapangan dan kalau bisa bersama tim Pengawas Pemeriksa Hasil Pekerjaan (PPHP) supaya lebih jelas hasil pekerjaan itu seperti apa.”

“Sepertinya belum juga diperbaiki. Dan saya juga belum tinjau ke lapangan lagi,” tuturnya.

Menanggapi hal itu, ketua Komunitas Peduli Bekasi, Yanto, mengatakan bahwa anggaran APBD Kota Bekasi yang diserap untuk kegiatan jalan lingkungan (jaling) itu terbuang sia-sia karena jalan itu terkesan asal jadi.

“Seharusnya pengawas Dinas BMSDA Kota Bekasi, dalam mengawasi kegiatan tersebut harus lebih tegas lagi saat kegiatannya berjalan dan bila perlu sampai usai kegiatannya, agar hasilnya tidak seperti itu,” kata Yanto.

Lebih lanjut Yanto mengecam Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) pekerjaan tersebut dan menuntut agar jalan itu “dibongkar dan dikerjakan kembali,” tegasnya.

Reporter: mon
Editor: HJA

Leave a comment

Your email address will not be published.


*