Diduga Lakukan Penganiayaan, Kapolsek Pereulak Barat Dilaporkan ke Propam Polda Aceh

Burhanuddin sedang mendatangani Surat Tanda Terima Laporan di Kantor Propam Polda Aceh, Rabu 20/12/2017 (dok. KM)
Burhanuddin sedang mendatangani Surat Tanda Terima Laporan di Kantor Propam Polda Aceh, Rabu 20/12/2017 (dok. KM)

ACEH TIMUR (KM) – Menyusul penangkapan dan pengeroyokan terhadap warga Gampong Teumpeun berinisial HR (24), yang diduga dilakukan oleh sejumlah oknum anggota dan Kepala Polsek Peurelak Barat pada Selasa 21/11/ 2017, orangtua korban akhirnya melaporkan perkara tersebut ke Propam Polda Aceh.

Basyaruddin, orang tua HR, yang didampingi aktifis Aceh Timur, Yunan Nasution, melaporkan Kapolsek Peureulak Barat Iptu Burhanuddin beserta 5 anggotanya ke Propam Polda Aceh pada Rabu 20/12/2017, atas kasus dugaan pengeroyokan terhadap HR dengan tanda bukti laporan Nomor SPTL/90/XIII/2017/YUANDA.

Dalam kesempatan tersebut Basyaruddin, mengatakan, “kasus ini dilaporkan ke Propam Polda Aceh bukan untuk melawan pihak Kepolisian, tetapi untuk mencari keadilan,” jelasnya kepada wartawan (20/12).

“Kami melaporkan ini bukan untuk membela anak kami, tetapi semata-mata untuk mencari keadilan atas pengeroyokan terhadap anak kami HR,” lanjutnya. 

“Kami sangat merasa kecewa terhadap Oknum Polsek Peurelak Barat yang sudah menganiaya anak kami seperti binatang, dan kami berharap terlapor dapat diproses sesuai prosedur hukum yang berlaku,” ujarnya.

Pihak media sudah berupaya melakukan konfirmasi beberapa kali dengan Kapolsek Pereulak Barat Iptu Burhanuddin melalui telepon seluler, namun nomor telepon tersebut sedang berada diluar jangkauan.

Hingga hari ini media belum mendapatkan jawaban klarifikasi dan penjelasan dari Kapolsek Pereulak Barat itu.

Reporter: ZK
Editor: HJA

Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*