[FOTO] Massa Tamansari Kembali Geruduk Ponpes Ibnu Mas’ud

Massa mendatangi Ponpes Ibnu Mas'ud, Desa Sukajaya, Tamansari Senin 18/9 (dok. KM)
Massa mendatangi Ponpes Ibnu Mas'ud, Desa Sukajaya, Tamansari Senin 18/9 (dok. KM)

BOGOR (KM) – Pondok Pesantren Ibnu Mas’ud di Kampung Jami, Desa Sukajaya, Kecamatan Tamansari kembali digeruduk warga yang menuntut kelanjutan terhadap kasus pembakaran bendera bulan lalu, Senin 18/9.

Warga Desa Sukajaya menuntut agar segera pihak Yayasan Pesantren Ibnu Mas’ud meninggalkan tempat tersebut, yang telah disepakati dalam perjanjian bulan lalu.

Sebelumnya, gelombang protes muncul karena warga menganggap pesantren tersebut “tidak mengakui NKRI” dan mengaku sudah geram dengan keberadaan Yayasan Ibnu Mas’ud karena “sering membuat ulah”.

Sementara itu, para tokoh agama dan instansi pemerintahan mengadakan rapat terkait kesepakatan putusan yang dilakukan di kantor Kecamatan Tamansari. Rapat tersebut dipimpin oleh ketua MUI Kabupaten Bogor dan Kapolres Bogor AKBP Andy M. Dicky. Para pihak akhirnya sepakat agar pihak Yayasan Ibnu Mas’ud memperbaiki kesalahan-kesalahannya dan melengkapi perizinan yang sesuai diatur oleh pemerintah, dan untuk sementara Yayasan akan dikosongkan sebelum perizinan tersebut diselesaikan.

Agus pun selaku Ketua Yayasan Ibnu Mas’ud menjelaskan kepada awak media bahwa pihaknya “berjanji akan memperbaiki kesalahan-kesalahannya dan akan segera membuat perizinannya.”

Reporter: Ayub
Editor: HJA

Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


KUPAS MERDEKA
Privacy Overview

This website uses cookies so that we can provide you with the best user experience possible. Cookie information is stored in your browser and performs functions such as recognising you when you return to our website and helping our team to understand which sections of the website you find most interesting and useful.