Polri Himbau Masyarakat dan Tokoh Agama Awasi Perhitungan Suara Pilkada

Kadiv Humas Polri, Irjen Boy Rafli Amar (dok. KM)
Kadiv Humas Polri, Irjen Boy Rafli Amar (dok. KM)

JAKARTA (KM) – Pilkada serentak yang telah dilaksanakan di beberapa daerah telah selesai, dengan beberapa daerah usai dalam satu putaran, sedangkan di daerah lainnya ada yang dua putaran, seperti gelaran Pilkada di Provinsi DKI Jakarta.

Terkait hasil pelaksanaan Pilkada serentak yang sudah berlangsung di 101 daerah di seluruhIndonesia, Mabes Polri menggelar konferensi Pers yang dipimpin oleh Kadiv Humas Polri Boy Rafli Amar, Kamis 16/2.

Dalam keterangannya, Boy berharap kepada seluruh lapisan masyarakat untuk turut mengawasi proses penghitungan suara Pilkada ini, “tentunya dengan mengedepankan upaya bersama dalam menjaga situasi agar tetap kondusif.”

Lebih lanjut Boy menambahkan, “Bapak Presiden Jokowi telah mengingatkan pada kita semuanya, bahwa [lumrah] terjadi perbedaan dalam pilihan politik, maka mari kita merajut kembali tali persatuan dan kesatuan dari kita yang tentunya sempat terjadi perbedaan-perbedaan. Oleh karena itu, peran dari tokoh-tokoh masyarakat, tokoh agama [sangat penting] untuk kembali menyejukkan suasana yang ada,” ujar Boy.

Ia berharap tentunya kerja sama kepolisian,tentunya jajaran Polda dan Polres, bersama unsur-unsur alim ulama, tokoh masyarakat, tokoh-tokoh adat, untuk kembali menanamkan rasa persatuan. “Nah, ini sangat penting, agar kita bisa menyikapi secara bijak, secara baik, secara sportif terhadap proses perhitungan suara yang saat ini tentu masih berlangsung,” jelas Boy.

Lebih jauh Boy mengatakan, ada beberapa daerah yang diprediksi akan melanjutkan atau akan ada kegiatan Pilkada dengan melaksanakan dua putaran. “Katakanlah contohnya, diprediksi nanti di DKI akan ada dua putaran. Nah, dalam hal ini tentunya kita akan melakukan upaya-upaya koordinasi dengan penyelenggara Pemilu dan tentunya pada prinsipnya jajaran kepolisian dan TNI akan melakukan pengamanan secara maksimal menjaga netralitas, objektivitas di dalam pelaksanaan yang harus dilakukan, oleh karena itu menyikapi perhitungan yang tergambar saat ini, kemungkinan ada juga yang kelebihan angka yang sangat tipis yang perbedaannya juga terlalu tajam, katakanlah seperti di Provinsi Banten, terjadi perbedaan yang tentunya dapat menjadi perubahan-perubahan angka, dan tentunya penting bagi kita semua kami dari pihak-pihak kepolisian dibantu jajaran TNI dan tokoh-tokoh agama membangun sebuah tekad, sebuah itikad, agar kondisi ini tetap aman dan kondusif,” jelas Boy.

KAdiv Humas Polri juga mengungkapkan apresiasi kepada seluruh masyarakat dan pelaksana Pemilu yang hingga saat ini mampu menjaga kondusifitas Pilkada serentak ini. “Dalam hal ini tentu perlu kita berikan apresiasi yang tinggi pada seluruh unsur-unsur pelaksana dari pemilu, termasuk juga dari unsur-unsur masyarakat itu sendiri yang menjadi pemain utama dalam proses pesta demokrasi yang di jalankan saat ini,” pungkasnya. (Indra Falmigo)

Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*