Bayi Tanpa Anus Terbaring Lemah di Rumah Sakit

Lintang, bayi yang lahir tanpa anus hingga kini masih membutuhkan bantuan untuk perawatan intensif di RS Fatmawati, Jakrta (dok. KM)
Lintang, bayi yang lahir tanpa anus hingga kini masih membutuhkan bantuan untuk perawatan intensif di RS Fatmawati, Jakarta (dok. KM)

PARUNG PANJANG, BOGOR (KM) – Anak pasangan Erik Gunawan (25) dan Marini (20) harus menerima kenyataan  dimana buah hati hasil cinta mereka terlahir tanpa anus.

Anwar, warga Kampung Pingku RT 03/04 Parung Panjang kabupaten Bogor yang hanya bekerja sebagai buruh kasar harus menerima keadaan putranya yang diberi nama Lintang.

Keadaan ekonomi yang serba pas-pasan serta tidak adanya jaminan BPJS (Badan Penyelenggara Jaminan Sosial) membuat dirinya pasrah dan membutuhkan uluran tangan dari pihak dermawan yang tergerak hatinya untuk mengulurkan bantuan.

Lintang yang baru berusia 9 hari saat ini sedang menjalani perawatan intensif di rumah sakit Fatmawati, Jakarta.

Keadaan tersebut menggerakkan hati seorang aktivis LSM di Bogor untuk membantu sebisanya. Uun, salah seorang aktifis LSM di wilayah Bogor Barat yang mengetahui hal tersebut mengarahkan untuk dirawat di rumah sakit Fatmawati..

Advertisement

“Mengetahui hal tersebut langsung kita arahkan untuk dirawat di rumah sakit Fatmawati Jakarta,” ujarnya kepada KM, Selasa (16/8).

Menurut Uun hingga saat ini belum ada bantuan kepada keluarga Anwar dari pihak Pemerintah kabupaten Bogor.

“Kita sedang upayakan sehingga ada perhatian dari pemerintah kabupaten Bogor akan hal ini,” singkatnya.

Sejak berita ini di turunkan, Dinas kesehatan kabupaten Bogor belum memberikan tanggapan serta solusi mengatasi bayi yang terlahir tanpa anus ini. (Irfan)

Advertisement
Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*