Panitia Klaim Uang Dirampok, Program P3K Cisaat Terancam Terbengkalai

Ilustrasi perampok bersepeda motor
Ilustrasi perampok bersepeda motor

SUKABUMI (KM) – Program Partisipasi Pembangunan Peningkatan Kecamatan (P3K) Cisaat Kabupaten Sukabumi bakalan macet di tengah jalan. Pasalnya program kecamatan yang pelaksanaannya untuk di 13 desa ini, pengerjaannya terhenti karena anggaran untuk termin kedua raib digondol perampok  saat  Ketua Kelompok Masyarakat Pelaksana Swakelola (KMPS) Program P3K Cisaat, Ijang Herlan (45) dan bendaharanya Ati membawa uang sebesar Rp 250 juta dari Bank Jabar Banten, Rabu  23 Maret 2016 lalu.

“Program ini terancam terbengkalai  pengerjaannya karena anggaran  termin kedua ludes dirampok ditengah jalan. Tapi anehnya  Ketua MPS Program P3K Cisaat, Ijang Herlan dan bendaharanya Atih tidak apa-apa,” kata Ketua LPMD Sukaresmi, Aliudin kepada KM di kediamannya, Kamis (21/04/16).

Karena kejadian itu, lanjut Ali, semua desa yang ada di Kecamatan Cisaat pelaksanaan bangunan dari program P3K semua terhenti karena dana sisanya raib.

Advertisement

“Hampir semua desa di Kecamatan Cisaat baru terima anggaran dari program P3K  40 persen dan sisanya yang  60 persen belum. Tapi untuk Desa Sukaresmi walaupun sisa anggaran belum turun, pengerjaan sudah diselesaikan,” jelasnya.

Ali mengaku, kecewa atas tidak jelasnya pertanggung jawaban pihak kecamatan terhadap sisa anggaran program tersebut.

“Padahal pihak kecamatan lembaga yang paling bertanggung jawab atas program itu, masa semua orang kecamatan dan pak camat sendiri  hanya berkata ‘itu hanya musibah’,” katanya kesal.

Ali menuding, kejadian ini hanya modus belaka, karena kedua orang kecamatan itu tidak ada luka-luka sebagai bentuk perlawanan terhadap pelaku perampokan.

“Kalau mereka luka-luka okelah saya percaya, tapi ini tidak. Dan perlu di ingat anggaran itu harus diganti karena anggaran negara,” teriak Ali. (muklis/dedi yusmadi)

Advertisement
Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*