Final Katar Palasari Cup 2026 Tangerang Berlangsung Kondusif

TANGERANG (KM) – Final turnamen sepak bola Katar Palasari Cup 2026 yang mempertemukan UYU FC melawan ZRF FC di Lapangan Pasir Gaok, Desa Palasari, Kecamatan Legok, Kabupaten Tangerang, Minggu sore (1/11/2026), berlangsung seru dan berakhir dengan kemenangan UYU FC dengan skor 1-0. Meski sempat diwarnai kericuhan akibat protes terhadap keputusan wasit hingga sejumlah penonton memasuki lapangan, pertandingan dapat diselesaikan dengan pengamanan dari personel gabungan.

 

Pertandingan yang disaksikan ribuan penonton. Pengamanan dipimpin Kapolsek Legok AKP Toto Riyanto, S.H., dengan melibatkan 39 personel gabungan dari Polsek Legok, Koramil Legok, Yonif TP 942, Satpol PP, tenaga kesehatan, serta unsur panitia.

 

CEO BANTENG BANTEN, M. Revy Khomaeni, menilai pertandingan final tersebut berlangsung menarik meski sempat diwarnai ketegangan.

 

“Pertandingan hari ini seru. Ada sedikit gesekan, namun itu hal yang wajar dalam sepak bola,” ujar M. Revy Khomaeni.

 

Sejumlah pejabat dan tokoh turut hadir menyaksikan pertandingan, di antaranya anggota DPRD Provinsi Banten Muhlis, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Tangerang Asep Suherman, S.H., MBA., MM., Camat Legok H. M. Yusuf Fachroji, S.STP., M.Si., serta Ketua PSSI Kabupaten Tangerang dan Askab, H. Daniel Ramdani. Hadir pula para kepala desa, tokoh masyarakat, panitia pelaksana, dan unsur pengamanan.

 

Dalam pertandingan tersebut, UYU FC berhasil memastikan gelar juara setelah mengungguli ZRF FC dengan skor tipis 1-0. Laga dipimpin wasit tengah Sigit, dibantu asisten wasit Irfan dan Badri, serta wasit cadangan Khoirul.

 

Ketua pelaksana turnamen, Aswani, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya Katar Palasari Cup 2026. Ia mengucapkan terima kasih kepada unsur pengamanan, panitia, peserta, dan masyarakat yang turut menyukseskan kegiatan tersebut.

 

“Terima kasih kepada semua pihak yang telah terlibat. Alhamdulillah, acara berjalan kondusif dan lancar. Insyaallah, ke depan kita langsung mengadakan turnamen dengan 64 tim,” ujar Aswani.

 

Meski sempat terjadi ketegangan di lapangan, turnamen ini diharapkan menjadi momentum evaluasi bagi penyelenggara untuk meningkatkan pengawasan, menjaga sportivitas, serta memastikan keamanan dan kenyamanan penonton pada pelaksanaan turnamen berikutnya.

 

Reporter: Luky

Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


KUPAS MERDEKA
Privacy Overview

This website uses cookies so that we can provide you with the best user experience possible. Cookie information is stored in your browser and performs functions such as recognising you when you return to our website and helping our team to understand which sections of the website you find most interesting and useful.