Hanya di Indonesia, Raja Ngibul Tetap Dipuja-puji

Presiden Joko Widodo meresmikan pabrik otomotif PT Solo Manufaktur Kreasi (Esemka) di Desa Demangan; Kecamatan Sambi, pada Jumat (6/9/2019). Foto sumber: https://ppid.boyolali.go.id/

JAKARTA ( KM ) – Banyak ternak Mulyono yang memuja-muja dia alasannya karena amplop 50-100 ribu. Memuja bukan karena pemimpin kreatif dan hebat tapi karena raja ngibul.

Menurut Direktur Political and Public Policy Studies (P3S) seorang pembohong itu suatu penyakit psikologis dan juga tabiat buruk seseorang. Karena kemampuan otaknya pas-pasan jadi dia mencari cara agar dilihat superior.

Jerry pun mencontohkan seperti Jokowi, yang punya karakter berbohong kronis. Dia pun menghitung ada ratusan kebohongan yang disampaikan presiden ke-6 dan 7 ini dalam 10 tahun pemerintahanya.

Mulai dari mobil Esemka Ngibu, Asintan ngibul di Jatim, investor asing ngibul di IKN, anak-anak tak akan berpolitik, akan kembali jadi warga biasa ngibul, tak akan impor ngibul, akan tunjukan ijasah, akan datang ke persidangan, Tak ingin 3 periode ngibuk, 11 ribu triliun, bangunan akan berdiri January sampai pembangunan.

“Semua perkataan Jokowi gak ada yang saya percaya. Jadi pemerintahannya sangat kental dari namanya bohong, tipu muslihat, hoax sampai dusta,” ungkap Jerry, Senin (28/9/2026).

Jadi kata dia, dari presiden terdahulu sampai Prabowo hanya pemerintahan Jokowilah yang tipu muslihatnya sangat tinggi sampai ke menteri-menterinya jadi manusia pembohong.

“Saya bandingkan dengan era Soeharto hampir semua menterinya jujur tak pernah berbohong dan kompeten di bidangnya,” ujarnya.

Bahkan terang dia, Soeharto pemimpin yang anti ngibul beda dengan Jokowi yang kelebihannya hanya ngibul. Tapi dia bangga dengan kebohongannya. Bakan termulnya sudah dicabut “roh kejujurannya”. Dia mengajarkan ilmu tipu-tipu.

“Memang orang ini diciptakan untuk bikin gaduh Indonesia tapi disukai kaum IQ rendah yang menganggap dia raja. Terakhir main raja-rajaan ngibul alias settingan.

Sementara, bangsa yang maju seperti Jepang, Korea Selatan, Singapura, Prancis, Inggris, Jerman sampai Amerika ‘ngibul’ paling dibenci. Tapi di Indonesia pemimpin ngibul justru sangat dicintai rakyatnya yang bodoh.

“Beda kalo Jokowi banyak akal bulus dan Prabowo banyak akal tulus. Prabowo orang yang jujur bicara apa adanya,” tutup dia.

Reporter: rso

Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


KUPAS MERDEKA
Privacy Overview

This website uses cookies so that we can provide you with the best user experience possible. Cookie information is stored in your browser and performs functions such as recognising you when you return to our website and helping our team to understand which sections of the website you find most interesting and useful.