Massa JANGKAR Kecam Sikap Camat Bogor Barat: Jangan Permainkan Kepercayaan Rakyat! 

BOGOR (KM) – Jaringan Koalisi Rakyat (JANGKAR) menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Kecamatan Bogor Barat, Kamis (6/8). Aksi tersebut digelar guna menuntut transparansi pihak kecamatan terkait dugaan keterlibatan dan persoalan yang menyangkut PT Bina Mandiri.

 

Suasana memanas lantaran Camat Bogor Barat dinilai sengaja menghindari massa aksi. Di lokasi, massa membentangkan spanduk bernada satir dan kecaman keras, di antaranya bertuliskan “COPOT CAMAT BOGOR BARAT” dan “CAMAT BOGOR BARAT MASUK ANGIN”.

 

Kritik tajam dari massa unjuk rasa dipicu oleh ketidakjelasan keberadaan sang pejabat publik. Pihak Kecamatan melalui Sekretaris Kecamatan berdalih bahwa Camat sedang memiliki urusan di luar kantor. Namun, klaim tersebut dinilai berbanding terbalik dengan fakta di lapangan.

Di saat bersamaan, massa menemukan akun WhatsApp sang Camat masih aktif memperbarui status. Pihak kecamatan sempat berkilah sang Camat berada di Balai Kota Bogor. Naas, saat dikonfirmasi langsung ke pihak Balai Kota, resmi dinyatakan tidak ada agenda maupun keberadaan Camat Bogor Barat di lokasi tersebut pada hari itu.

 

Simpang siur informasi ini memperkuat dugaan bahwa pimpinan wilayah tersebut sengaja menghindar dan memberikan informasi yang menyesatkan kepada publik.

 

“Kami datang dengan baik-baik untuk menyampaikan aspirasi. Namun yang kami terima justru informasi yang saling bertentangan. Jika benar seorang pejabat publik memberikan keterangan tidak jujur kepada rakyat, tentu ini sangat disayangkan. Bagaimana masyarakat bisa percaya jika untuk menemui rakyatnya saja sudah tidak terbuka?” tegas Koordinator Lapangan JANGKAR, Raden Ahmad Faiz.

 

JANGKAR mendesak adanya keterbukaan informasi dan menuntut kejelasan agar tidak ada dugaan conflict of interest (konflik kepentingan) atau ‘main mata’ antara Camat Bogor Barat dengan PT Bina Mandiri.

 

Melihat iktikad buruk tersebut, JANGKAR mendesak Wali Kota Bogor untuk turun tangan dan segera mengevaluasi hingga mencopot jabatan Camat Bogor Barat. Seorang pejabat publik dinilai wajib hadir mendengarkan jeritan masyarakat, bukan malah bersembunyi di balik alibi yang tidak benar.

 

JANGKAR menegaskan, apabila Pemerintah Kota Bogor tidak memberikan klarifikasi resmi serta langkah konkret atas dugaan skandal ini, mereka dipastikan akan mengepung kembali Kantor Kecamatan Bogor Barat dengan jumlah massa yang jauh lebih besar.

 

Reporter: Ki Medi

Editor: Yoe

Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


KUPAS MERDEKA
Privacy Overview

This website uses cookies so that we can provide you with the best user experience possible. Cookie information is stored in your browser and performs functions such as recognising you when you return to our website and helping our team to understand which sections of the website you find most interesting and useful.