Dugaan Keracunan Menu MBG di Dramaga, Pemkab Bogor Hentikan Sementara Operasional Dapur Penyuplai

BOGOR (KM) — Pemerintah Kabupaten Bogor berjanji akan mengusut tuntas insiden dugaan keracunan makanan yang menimpa puluhan orang setelah mengonsumsi menu Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah Dramaga. Bupati Bogor, Rudy Susmanto, menegaskan bahwa seluruh biaya perawatan para korban akan ditanggung penuh oleh pemerintah daerah.

 

Langkah cepat telah diambil dengan membawa sampel makanan ke laboratorium untuk diuji.

 

“Kami sudah mengambil langkah-langkah, salah satunya mengambil sampel makanan yang sedang diuji di Labkesda Kabupaten Bogor,” kata Rudy saat meninjau kondisi korban di Puskesmas Dramaga, Jumat (7/8).

 

Insiden ini menyebabkan 24 orang meliput siswa SD, guru, dan wali murid harus dilarikan ke Puskesmas Dramaga lantaran mengalami pusing, mual, hingga muntah.

 

Untuk mencari penyebab pasti, tim gabungan dari Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor dan Puskesmas setempat akan melakukan investigasi langsung ke sekolah-sekolah penerima MBG.

 

Rudy menjelaskan bahwa transparansi akan diutamakan berdasarkan hasil uji medis, mengingat dapur penyedia tersebut melayani hingga 2.666 penerima manfaat, dengan 24 orang di antaranya mengeluhkan gejala keracunan.

 

Atas kejadian ini, Pemkab Bogor berkoordinasi dengan Badan Gizi Nasional (BGN) dan merekomendasikan penutupan sementara operasional Dapur SPPG penyedia makanan hingga hasil laboratorium resmi keluar.

 

Reporter: Septiawan

Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


KUPAS MERDEKA
Privacy Overview

This website uses cookies so that we can provide you with the best user experience possible. Cookie information is stored in your browser and performs functions such as recognising you when you return to our website and helping our team to understand which sections of the website you find most interesting and useful.