Kapolri Mutasi 424 Pati dan Pamen, Jabatan Strategis Berganti

Kapolri, Jendral Pol Listyo Sigit Prabowo

JAKARTA (KM) — Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo melakukan mutasi besar-besaran terhadap 424 perwira tinggi (Pati) dan perwira menengah (Pamen) Polri.

Rotasi ini mencakup sejumlah jabatan strategis di Mabes Polri hingga kepolisian daerah, sebagaimana tertuang dalam tiga Surat Telegram Kapolri yang diterbitkan pada 30 Agustus 2026.

Dari jumlah tersebut, 344 personel mendapat promosi atau penempatan baru, sementara sisanya menjalani penugasan pendidikan, penempatan khusus, hingga memasuki masa pensiun. Mutasi ini disebut sebagai bagian dari pembinaan organisasi dan karier personel.

Salah satu perubahan penting terjadi pada posisi Asisten Utama Kapolri Bidang Operasi (Astamaops). Jabatan tersebut kini diemban Irjen Pol. Roycke Harry Langie, menggantikan Komjen Pol. Muhammad Fadil Imran yang memasuki masa pensiun. Pergantian ini turut menggeser jabatan Kapolda Sulawesi Utara yang kini dipercayakan kepada Brigjen Pol. Yudo Hermanto.

Rotasi juga menyentuh wilayah Papua Barat Daya. Brigjen Pol. Hengki Haryadi ditunjuk sebagai Kapolda Papua Barat Daya, menggantikan Brigjen Pol. Yulius Audie Sonny Latuheru yang mendapat penugasan baru sebagai Widyaiswara Kepolisian Utama Tingkat I Sespim Lemdiklat Polri. Perubahan ini berimbas pada jabatan Wakapolda Riau dan Gorontalo yang turut berganti.

Di Mabes Polri, sejumlah posisi utama ikut dirombak. Irjen Pol. Jawari kini menjabat Asisten Kapolri Bidang SDM menggantikan Irjen Pol. Anwar, sementara Irjen Pol. Ruslan Ependi dipercaya sebagai Koordinator Staf Ahli Kapolri. Selain itu, Kombes Pol. Ian Rizkian Milyardin ditugaskan sebagai Kepala Pelayanan Markas Polri.

Mutasi juga terjadi di Polda Maluku Utara. Brigjen Pol. D.I. Susetio Cahyadi ditunjuk sebagai Wakapolda menggantikan Brigjen Pol. Stephen Maleachi Napiun yang mendapat penugasan baru sebagai Widyaiswara.

Kadiv Humas Polri Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir menegaskan bahwa mutasi merupakan bagian dari dinamika organisasi. Penempatan pejabat baru dilakukan dengan mempertimbangkan kebutuhan organisasi, kompetensi, dan tantangan tugas.

Polri berharap para pejabat yang baru dilantik dapat segera beradaptasi dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Mutasi terhadap 424 Pati dan Pamen ini menjadi momentum penyegaran organisasi Polri di tengah tantangan keamanan nasional.

Pergantian sejumlah pejabat strategis diharapkan mampu memperkuat efektivitas kepemimpinan dan meningkatkan profesionalisme Korps Bhayangkara.

Reporter: rso

Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


KUPAS MERDEKA
Privacy Overview

This website uses cookies so that we can provide you with the best user experience possible. Cookie information is stored in your browser and performs functions such as recognising you when you return to our website and helping our team to understand which sections of the website you find most interesting and useful.