Diduga Gunakan Matrial Bersuhu Dingin Dalam Proyek Pengaspalan, Pihak PT. AMP MSR Angkat Suara

BEKASI (KM) – Proyek pengaspalan yang diselenggarakan Dinas Bina Marga Sumber Daya Air (DBMSDA) Kota Bekasi, yang dikerjakan para kontraktor masih menjadi sorotan publik dengan diduga tidak menjaga kualitas pekerjaan sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP).

Proyek Pemeliharaan Jalan Kota Bekasi itu (Jalan RT06/24 Kelurahan Kayuringin, Kecamatan Bekasi Selatan) diketahui dikerjakan CV. Juntak Jaya Kontruksi dengan Anggran RP. 126.667.215,99.

Menurut, Tomi Santoso, warga kayuringin yang juga mengerti soal pekerjaan kontruksi, dirinya mengatakan, di saat proses penghamparan aspal, diduga matrial aspal yang tergelar sudah terlihat dingin.

Apalagi, prime coat tidak berfungsi, sehingga daya rekat aspal berkurang karena suhunya ngedrop (dingin), sudah pasti suhu aspal ketika digelar tidak mencukupi suhu yang disyaratkan yakni 150⁰C,” kata Tomi kepada kupasmerdeka.com Kamis, (13/8).

Secara analisa, lanjut Tomi, aspal yang digelar suhunya harus panas agar hasil pekerjaannya terbilang cukup baik.

“Apabila dipaksakan dalam suhu yang sudah berkurang atau dingin, saya kawatir kegiatan tersebut tidak akan maksimal,” tambahnya.

Ia pun melihat, pihak kontraktor diduga menggunakan Pelapisan Aspal Resap Perekat (Prime Coat) terlalu banyak penambahan udara, sehingga ia menilai kondisi aspal tidak akan mengikat.

Sementara itu, ketika tim media mencoba meminta surat jalan kepada supir yang membawa matrial aspal, keterangan di surat jalan material di kirim dari AMP (Asphalt Mixing Plant) PT. MSR.

Sementara itu, dari keterangan kepala produksi PT AMP MSR yang berinisial DRJ mengatakan, itu bukan barang material aspal pengiriman dari perusahaannya.

“Saya sedang mencari info kepada rekan saya di Dinas Bina Marga Kota Bekasi, siapa Kontraktornya yang menggunakan surat jalan nama perusahaan AMP kami, karena kami sedang tidak produk,” ucapnya.

“Persoalan ini bisa saya tuntut itu kontraktor. Karana sudah membuat surat jalan palsu nama perusahaan besar AMP PT. MSR,” tegasnya.

Hingga berita ini ditayangkan, awak Media belum berhasil mendapatkan keterangan dari Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kota Bekasi maupun Kontraktor CV. Juntak Jaya Kontruksi.

Reporter: Den

Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


KUPAS MERDEKA
Privacy Overview

This website uses cookies so that we can provide you with the best user experience possible. Cookie information is stored in your browser and performs functions such as recognising you when you return to our website and helping our team to understand which sections of the website you find most interesting and useful.