Kebingungan Sepulang Sekolah, Siswa SD di Gresik Diantar Pulang Satlantas Polres Gresik
GRESIK (KM) – Personel Satlantas Polres Gresik kembali menunjukkan aksi humanis saat membantu seorang siswa sekolah dasar berinisial AR yang kebingungan sepulang sekolah, Selasa (14/7/2026) siang.
Peristiwa terjadi sekitar pukul 10.30 WIB di Pos Lantas GKB Gresik. Saat berpatroli, personel Unit Turjagwali melihat seorang anak berseragam sekolah berjalan sendirian dengan raut wajah kebingungan di sekitar pos.
Merasa ada yang tidak beres, petugas menghampiri dan mengajak anak tersebut berbincang secara persuasif. Dari komunikasi itu diketahui anak tersebut merupakan siswa sekolah dasar di Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik. Kepada petugas, ia mengaku hendak berjalan kaki pulang, namun tersesat karena tidak mengetahui arah rumahnya.
Petugas kemudian menenangkan sang anak sembari menggali informasi alamat rumah. Setelah memperoleh petunjuk yang cukup, petugas langsung mengantarkannya menggunakan kendaraan dinas ke wilayah Kebomas demi memastikan keselamatannya.

Sesampainya di rumah, petugas mendapati hanya ada saudara si anak. Belakangan diketahui orang tuanya tengah panik mencarinya ke sekolah karena saat dijemput, anak tersebut sudah tidak berada di lokasi. Rasa cemas keluarga pun berubah menjadi lega setelah mengetahui anaknya telah diantar pulang oleh personel Satlantas Polres Gresik dalam kondisi sehat dan selamat.
Kasat Lantas Polres Gresik AKP Nur Arifin mengatakan tindakan cepat anggotanya merupakan bagian dari komitmen Polri memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya dalam melindungi keselamatan anak-anak.
“Respons cepat kepolisian untuk langsung mengantarkan adik ini ke rumahnya merupakan bagian dari pelayanan prima kami kepada masyarakat. Keselamatan warga, terutama anak-anak, adalah prioritas kami,” ujar AKP Nur Arifin.
Ia juga mengimbau para orang tua meningkatkan pengawasan terhadap anak, terutama saat jam pulang sekolah, serta memastikan koordinasi penjemputan berjalan baik.
“Kami mengimbau kepada para orang tua agar selalu berhati-hati dan memastikan anak-anak dijemput tepat waktu. Komunikasi dengan pihak sekolah juga harus terus dijaga demi menghindari hal-hal yang tidak diinginkan,” pungkasnya.
Peristiwa ini menjadi bukti bahwa kehadiran polisi tidak hanya berperan menjaga keamanan dan ketertiban lalu lintas, tetapi juga hadir memberikan perlindungan dan rasa aman bagi masyarakat melalui aksi-aksi kemanusiaan yang cepat, sigap, dan humanis.
Reporter: Redho
Editor: Drajat
Leave a comment