Di Persidangan, Dokter Tifa Soroti Absennya Jokowi dalam Kegiatan Alumni UGM Selama Menjabat
JAKARTA (KM) – Terdakwa kasus dugaan pencemaran nama baik terkait polemik ijazah Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi), Tifauzia Tyassuma atau yang akrab disapa Dokter Tifa, kembali menyinggung riwayat pendidikan Jokowi. Hal tersebut disampaikannya dalam persidangan lanjutan di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Timur, Kamis (16/7).
Dokter Tifa menyoroti rekam jejak Jokowi yang telah menjadi pejabat publik sejak tahun 2005, mulai dari menjabat sebagai Wali Kota Solo selama dua periode, Gubernur DKI Jakarta, hingga Presiden RI dua periode. Menurutnya, selama rentang waktu tersebut, pengakuan Jokowi sebagai lulusan Universitas Gadjah Mada (UGM) baru mengemuka secara luas pada tahun 2017.
“Seseorang bernama Joko Widodo itu sudah menjadi pejabat publik sejak tahun 2005 ketika menjadi wali kota dua kali, kemudian menjadi Gubernur DKI Jakarta, kemudian menjadi presiden dua kali. Nah, apakah Anda ingat kapan pertama kalinya Joko Widodo itu mengaku bahwa dia lulusan dari UGM? Itu tahun 2017,” ujar Dokter Tifa di hadapan majelis hakim, Kamis (16/7).
Lebih lanjut, Dokter Tifa mengklaim bahwa klaim kelulusan tersebut baru muncul setelah mencuatnya kasus Bambang Tri Mulyono, sosok yang pertama kali menuding ijazah Jokowi palsu dan dijatuhi hukuman 5,5 tahun penjara pada 2016. Menurut Tifa, informasi mengenai latar belakang pendidikan Jokowi sebagai alumni baru ia ketahui saat menghadiri acara reuni UGM pada 2017.
Selain masalah waktu pengakuan, Dokter Tifa juga mempermasalahkan absennya Jokowi dalam berbagai kegiatan formal UGM sebagai alumni. Sebagai sesama lulusan UGM, ia menilai hal tersebut tidak lazim mengingat kampus UGM biasanya aktif mengundang para alumninya yang berhasil menduduki jabatan publik.
“Kampus UGM, kampus saya, itu sangat bangga dengan lulusan-lulusannya yang berhasil, apalagi ini pejabat publik. Tapi UGM sama sekali tidak pernah mengundang secara formil, secara resmi,” sambungnya.
Ia kemudian membandingkan Jokowi dengan sejumlah tokoh nasional lainnya yang juga merupakan alumni UGM, seperti Ganjar Pranowo, Anies Baswedan, Mahfud MD, hingga Roy Suryo, yang dinilainya rutin menghadiri agenda tahunan kampus seperti Dies Natalis.
“Pak Ganjar Pranowo selalu hadir setiap tahun, Anies Baswedan selalu hadir setiap tahun, begitu juga dengan saya dan Mas Roy, Pak Mahfud MD. Tapi kami tidak pernah melihat Joko Widodo ikut satu kali pun dalam acara Dies Natalis tersebut,” tegas Tifa.
Sebagai informasi, perkara yang menjerat Dokter Tifa saat ini berkaitan dengan dugaan pencemaran nama baik seputar polemik keaslian ijazah Presiden ke-7 RI, Joko Widodo. Hingga kini, proses persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Timur masih terus berjalan dengan agenda pemeriksaan sesuai tahapan hukum yang berlaku.
Reporter: Rwn
Editor: Yoe
Leave a comment