PEMKOT BOGOR Ngaku Beres, Tapi Dituding Jadi “Tukang Ngarusak Sejarah”

BOGOR (KM)-  Pernyataan keras dilontarkan seorang narasumber yang menilai Pemerintah Kota Bogor tidak hanya gagal menjaga nilai-nilai sejarah, tetapi justru diduga ikut menghilangkan jejak warisan sejarah yang menjadi identitas kota.

 

“PEMKOT BOGOR nu ngaku beres… tukang ngarusak sejarah,” ujar narasumber kepada wartawan, Sabtu (27/6/2026), sebagai bentuk kritik terhadap kebijakan yang dinilai mengabaikan aspek pelestarian sejarah.

 

Menurut narasumber, pembangunan dan penataan kota seharusnya tidak mengorbankan nilai sejarah yang telah menjadi bagian dari jati diri Kota Bogor. Ia menegaskan, kemajuan daerah tidak hanya diukur dari pembangunan fisik, tetapi juga dari kemampuan pemerintah menjaga warisan sejarah dan budaya.

 

“Narasi pembangunan jangan sampai menjadi alasan untuk menghapus jejak sejarah. Kota yang kehilangan sejarah akan kehilangan identitasnya,” tegasnya.

 

Ia meminta Pemerintah Kota Bogor lebih terbuka terhadap kritik masyarakat serta melibatkan sejarawan, budayawan, akademisi, dan tokoh masyarakat dalam setiap kebijakan yang berpotensi berdampak terhadap situs maupun nilai-nilai sejarah.

 

Hingga berita ini ditulis, belum terdapat tanggapan resmi dari Pemerintah Kota Bogor terkait pernyataan tersebut. Demi menjaga prinsip keberimbangan, redaksi membuka ruang hak jawab dan hak klarifikasi kepada pihak Pemerintah Kota Bogor sesuai ketentuan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

 

Reporter : Ki medi

Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


KUPAS MERDEKA
Privacy Overview

This website uses cookies so that we can provide you with the best user experience possible. Cookie information is stored in your browser and performs functions such as recognising you when you return to our website and helping our team to understand which sections of the website you find most interesting and useful.