KNPI Pagedangan dan MIS Mu’awanah Rosad Gelar Sunatan Massal Gratis, Tebar Kepedulian di Momentum 10 Muharam
Pagedangan (KM) – Semangat berbagi dan kepedulian sosial mewarnai peringatan 10 Muharam 1447 Hijriah. Dewan Pengurus Kecamatan (DPK) KNPI Pagedangan berkolaborasi dengan MIS Mu’awanah Rosad, Kampung Rancagalih, Desa Jatake, Kecamatan Pagedangan, menggelar kegiatan Sunatan Massal Gratis bagi 20 anak, Kamis (25/6/2026).
Kegiatan bakti sosial tersebut mendapat sambutan antusias dari masyarakat. Selain membantu meringankan beban ekonomi keluarga, program ini juga menjadi sarana mempererat silaturahmi, memperkuat semangat gotong royong, serta menumbuhkan kepedulian sosial di tengah kehidupan masyarakat.
Ketua DPK KNPI Pagedangan, Saepul Millah, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata kolaborasi antara organisasi kepemudaan dan lembaga pendidikan dalam menghadirkan program yang langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
“Momentum 10 Muharam mengajarkan kita untuk semakin peduli kepada sesama. Melalui kegiatan sunatan massal ini, kami berharap dapat memberikan kebahagiaan kepada anak-anak dan keluarganya, sekaligus mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menumbuhkan semangat kebersamaan dan saling membantu,” ujar Saepul Millah.
Ia menambahkan, sinergi antara KNPI Pagedangan dan MIS Mu’awanah Rosad diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi berbagai pihak untuk terus menghadirkan kegiatan sosial yang bermanfaat dan berkelanjutan.
Dalam tradisi Islam, 10 Muharam dikenal sebagai hari yang penuh keberkahan dan identik dengan semangat berbagi, memperbanyak amal kebajikan, serta meningkatkan kepedulian terhadap sesama. Nilai-nilai tersebut menjadi landasan pelaksanaan kegiatan kemanusiaan yang digelar oleh KNPI Pagedangan.
Melalui kegiatan ini, KNPI Pagedangan kembali menegaskan peran pemuda bukan hanya sebagai agen perubahan, tetapi juga sebagai pelopor aksi sosial yang mampu menghadirkan harapan dan manfaat nyata bagi masyarakat.
Mengusung semangat “Bersama Mengabdi, Bersama Peduli, untuk Generasi yang Sehat, Berakhlak, dan Berdaya,” kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal lahirnya lebih banyak aksi kemanusiaan yang melibatkan pemuda, lembaga pendidikan, dan seluruh elemen masyarakat demi mewujudkan generasi Indonesia yang sehat, tangguh, dan berdaya.
Reporter: Luky
Leave a comment