Gelar Aksi di Kawasan Situs Sumur 7, FKPP Sodorkan 7 Aspirasi ke Majelis Adat Sunda

(Dok.KM)

BOGOR (KM) – Forum Kabuyutan Pakwan Padjajaran menggelar aksi unjuk rasa di kawasan situs cagar budaya Sumur 7, Jum’at (8/5/2026).

Aksi tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap pelestarian kawasan cagar budaya Bunker Mandiri dan Sumur 7. Aksi yang dipimpin koordinator lapangan, Yoga Firman Hidayat menyampaikan aspirasi agar kawasan cagar budaya Sumur 7 kembali dilestarikan dan mendapat perhatian serius dari pemerintah.

Massa aksi tiba di lokasi sekitar pukul 17.10 WIB dan langsung melakukan penyampaian aspirasi kepada Anton Charlian selaku Ketua Majelis adat Sunda (MADA) Jawa Barat.

Dalam aksi tersebut, massa juga menyerahkan dokumen sejarah terkait keberadaan Sumur 7 sebagai bentuk dukungan terhadap upaya pelestarian situs budaya di Kota Bogor.

Menanggapi aspirasi tersebut, Anton menyatakan pihaknya akan menyampaikan tuntutan massa kepada Pemerintah Provinsi Jawa Barat, termasuk kepada gubernur.

“Saya akan menyampaikan aspirasi bapak dan ibu kepada Gubernur Jawa Barat. Jangan sampai sesama budayawan terjadi pertikaian, dan apa yang kita harapkan semoga bisa tercapai,” ujarnya di hadapan massa aksi.

Aksi tersebut menjadi bentuk dorongan masyarakat dan pegiat budaya agar situs bersejarah di Kota Bogor tetap terjaga dan tidak kehilangan nilai sejarah serta identitas budayanya.

Adapun tuntutan FKPP, yaitu:

1. Melakukan pembangunan kembali jalan yang rusak dan longsor di jalan Saleh Danasasmita sehubungan aktivitas masyarakat jadi terganggu dan terhambat akibat jalan yang rusak.

2. Segera jadikan kawasan situs cagar budaya terutama Kabuyutan Lemah Cai Sumur 7 atau Tampian Dalem karena sumber mata air merupakam sumber kehidupan yang harus kita jaga dan rawat.

3. Cagar Budaya di kota Bogor banyak hilang dan rusak, mohon dapat dilakukan perawatan dan dilestarikan sebagai sejarah bangsa dan untuk generasi anak cucu kita ke depan. Nu dikiwari ngancik nu bihari seja ayeuna sampeureun jaga.

4. Kawasan area situs Makom Ciung Wanara saat ini sedang terjadi polemik, mohon dapat dibantu untuk diselesaikan karena Patilasan Ciung Wanara merupakan sejarah tertua di Kota Bogor.

5. Kembalikan situs – situs cagar budaya yang terbengkalai, seperti situs Badigul Rancamaya, Telaga Rena Wijaya, Sumber mata air Cidangiang dan lain lain yang harus kembali ke fitrahnya kembali ke purwadaksi dan jati diri Sunda.

6. Forum Kabuyutan Pakwan Padjajaran adalah forum yang cinta NKRI dan cinta adat dan budaya, selalu menjaga kelestarian alam untuk maslahat semua mahluk di muka bumi ini.

7. Ulah sok ngagunasika taneuh Bogor Dayeuh Pakwan Padjajaran (kahandap moal akaran kaluhur moal sirungan) rakyat kudu subur makmur akur repeh rapih kerta raharja sejahtera.

Hadir juga dalam aksi, Lanjar Guntoro selaku Ketua patilasan Makom Ciung Wanara dan Kang H. Bode Lesbumi Kota Bogor.

Reporter : Ki Medi

Editor: Drajat

Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


KUPAS MERDEKA
Privacy Overview

This website uses cookies so that we can provide you with the best user experience possible. Cookie information is stored in your browser and performs functions such as recognising you when you return to our website and helping our team to understand which sections of the website you find most interesting and useful.