Tinjau Langsung Jembatan Ambruk di Desa Gobang, Jaro Ade Pastikan Percepatan Perbaikan Jembatan
BOGOR (KM) – Wakil Bupati Bogor, Ade Ruhandi atau yang akrab disapa Jaro Ade, meninjau langsung lokasi jembatan ambruk di Desa Gobang, Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Kamis (16/4).
Kunjungan tersebut diunggah melalui akun Instagram resminya @jaro_ade. Dalam peninjauan itu, Jaro Ade turut didampingi Anggota DPRD, Asisten Ekonomi dan Pembangunan (Ekbang), perwakilan dinas terkait, Camat, Danramil, serta Kepala Desa setempat.
Jaro Ade menjelaskan, peninjauan dilakukan sebagai bentuk pembagian tugas bersama Bupati Bogor, Rudy Susmanto, dalam merespons cepat bencana yang terjadi akibat derasnya arus sungai usai curah hujan tinggi dalam beberapa waktu terakhir.
Ia juga menyampaikan keprihatinan atas musibah tersebut, terutama bagi warga yang tinggal di bantaran sungai dan terdampak langsung.
“Kami Pemerintah Kabupaten Bogor turut prihatin atas musibah ini. Kami mengimbau warga yang tinggal di bantaran sungai untuk sementara tidak menempati rumahnya guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan,” ujar Jaro Ade dalam keterangannya.
Menurutnya, jembatan yang ambruk tersebut merupakan akses vital bagi mobilitas warga dan aktivitas perekonomian desa. Karena itu, pemerintah daerah akan segera mengambil langkah cepat.
“Kami akan melakukan penanganan darurat sekaligus menyiapkan perencanaan pembangunan kembali jembatan agar aktivitas masyarakat bisa segera kembali normal,” tegasnya.
Selain meninjau lokasi, Pemerintah Kabupaten Bogor juga menyalurkan bantuan sembako kepada warga terdampak sebagai bentuk kepedulian dan kehadiran pemerintah di tengah masyarakat.
“Kami berkomitmen untuk terus hadir dan memberikan solusi terbaik bagi masyarakat terdampak. Tetap waspada dan berhati-hati terhadap potensi bencana,” tutupnya.
Sebelumnya, peristiwa bermula pada 4 April 2026 dini hari saat Sungai Citempuhan meluap dan merendam permukiman warga. Banjir menyebabkan kerusakan rumah, fasilitas pendidikan seperti TK/PAUD juga terdampak.
Kepala Desa Gobang, Alawi, mengatakan kerusakan jembatan sudah terlihat sejak awal akibat tiang penyangga terbawa arus. Kondisi terus memburuk hingga akhirnya jembatan ambruk total pada 15 April 2026 sore.
Akibatnya, akses vital antar desa terputus dan tidak bisa dilalui kendaraan maupun pejalan kaki. Pemerintah desa telah melaporkan kejadian ini ke Pemkab Bogor untuk segera ditangani.
Reporter: Septiawan
Editor: Drajat
Leave a comment