Dugaan Penyimpangan Dana Yayasan Nurul Fadhilah Cibadung, Jurnalis Dipersulit Saat Konfirmasi

(Dok.KM)

BOGOR (KM) — Dugaan penyalahgunaan dana operasional MTs dan SMA di lingkungan Yayasan Nurul Fadhilah, Cibadung, Gunung Sindur, Kabupaten Bogor, mencuat ke permukaan setelah redaksi kupasmerdeka.com menerima dokumen dari sumber internal yayasan yang meminta identitasnya dirahasiakan.

Dokumen berupa catatan keuangan yang diterima redaksi memuat sejumlah pos pengeluaran dana yang dinilai janggal oleh sumber tersebut.

Dalam catatan bertajuk “Uang Kegiatan Yayasan” dan “Uang MTs & SMA” itu, tercatat sejumlah item pengeluaran pada rentang periode tahun 2020-2025, antara lain honor pengacara, uang jalan, transport, seragam yayasan, serta kawal pengadilan — dengan total nilai mencapai ratusan juta rupiah.

Yang menjadi sorotan sumber, beberapa pos pengeluaran tersebut diduga tidak berkaitan langsung dengan kepentingan operasional pendidikan siswa, melainkan lebih bersifat kepentingan pribadi atau kelembagaan pengurus yayasan.

Jurnalis Dipersulit Saat Konfirmasi

Guna memenuhi prinsip keberimbangan berita, jurnalis kupasmerdeka.com, mendatangi lokasi sekolah pada Kamis, 16 April 2026 sekitar pukul 14.00 WIB untuk meminta konfirmasi langsung kepada kepala sekolah dan kepala madrasah.

Namun upaya konfirmasi tersebut mengalami hambatan. Seorang guru berinisial G dan Asisten Wakil Kepala Bidang Kurikulum berinisial F disebut menghalangi jurnalis untuk bertemu langsung dengan pejabat sekolah yang berwenang.

Jurnalis tidak diberikan kesempatan menyampaikan pertanyaan konfirmasi secara langsung kepada kepala sekolah maupun kepala madrasah.

Hingga berita ini diturunkan, Ketua Yayasan Nurul Fadhilah berinisial AL belum berhasil dimintai keterangan dan klarifikasi terkait dugaan tersebut.

Redaksi Terus Kembangkan Liputan

Redaksi kupasmerdeka.com menegaskan bahwa pemberitaan ini disajikan atas dasar dokumen yang diterima dari sumber yang dapat dipertanggungjawabkan dan upaya konfirmasi yang telah dilakukan secara prosedural.

Redaksi membuka ruang seluas-luasnya bagi pihak yayasan, kepala sekolah, maupun ketua yayasan untuk memberikan klarifikasi dan hak jawab. Liputan investigasi ini akan terus dikembangkan.

Reporter: Gats
Editor: Drajat

Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


KUPAS MERDEKA
Privacy Overview

This website uses cookies so that we can provide you with the best user experience possible. Cookie information is stored in your browser and performs functions such as recognising you when you return to our website and helping our team to understand which sections of the website you find most interesting and useful.