Amerika-Israel Akan Rebut dan Kuasai Selat Hormuz
Kolom oleh : DR Jerry Massie PhD*)
Perang antara Amerika dan Iran segi Kekuatan militer sebetulnya tak berimbang Amerka negara terkuat militer baik darat ada Delta Force pasukan darat terbaik dunia, di laut ada Navy Seals pasukan terkuat dunia bahkan udara Amerika punya pesawat tercanggih dan nomor 1 dunia ada pembom B2 apirit, B21, F-22 Raptor, F35 dan F111.
Iran hanya modal nekat dan semangat Sejak kematian pemimpin mereka Ali Khamenei tercatat sudah 55 pimpinan supreme leader dan para jenderal milier Iran telah tewas akibat seramgan bombastis Istael-AS.
Iran sebetulnya masih kalah kelas dengan Amerika. Dalam perang Iran-AS, negara adi daya ini telah menunjukan taringnya pada dunia bahwa Amerika memiliki kekuatan militer terbaik dijagad ini.
Amerika Serikat nomor 1 di dunia siber, pasukan elit Delta Force terbaik dunia, pesawat pembom tak bisa terdetkai radar muauh B-2 Spirit, F-22 Raptor, F-35.
Bayangkan saja kekuatan B-2 Spirit ini bisa terbang 11 ribu KM dan mampu membawa 16 bom nuklir seharga Rp35 triliun satu pesawat. Ada juga pesawat pembawa bom lainnya yang sangat ditakuti lawan yakni Domsday.
Begitupula di laut Amerika punya pasukan terbaik di dunia Navy Seals dan dua kapal induk terbaik dan terbesar Gerald Ford dan Abraham Lincoln.
Disamping itu, Amerika juga punya alat penghalau rudal Iran yakni Helios dan AS memproduksi berbagai rudal canggih untuk kebutuhan pertahanan dan ofensif, mulai dari anti-tank (Javelin), pertahanan udara (Patriot, THAAD), hingga rudal jelajah (Tomahawk) dan balistik (Minuteman III). Teknologi ini terkenal dengan presisi tinggi, seperti rudal PAC-3 yang menggunakan metode hit-to-kill.
Pertahanan Udara dan Anti-Rudal: MIM-104 Patriot: Sistem pertahanan udara jarak jauh yang menjadi tulang punggung pertahanan udara sekutu AS, sering digunakan melawan rudal balistik.
Terminal High Altitude Area Defense (THAAD): Sistem rudal untuk mencegat rudal balistik jarak pendek dan menengah. RIM-174 Standard Missile 6 (SM-6): Rudal pertahanan udara tercanggih Angkatan Laut AS yang juga mampu menyerang target darat dan laut.
Selain itu adalagiFIM-92 Stinger: Rudal pertahanan udara portabel (MANPADS) untuk menghancurkan pesawat terbang rendah atau helikopter. Rudal Anti-Tank dan Presisi: FGM-148 Javelin: Rudal anti-tank berpemandu yang sangat populer, terkenal karena kemampuannya menghancurkan tank dari atas (top attack).
AGM-114 Hellfire: Rudal udara-ke-darat presisi yang sering dipasang pada drone maupun helikopter tempur.
Sementara.negara berjuluk “Paman Sam” ini punya juga rudal jelajah dan Udara-ke-Udara:
BGM-109 Tomahawk: Rudal jelajah jarak jauh yang diluncurkan dari kapal atau kapal selam, dirancang untuk menghancurkan target darat dengan presisi tinggi.
AIM-120 AMRAAM: Rudal udara-ke-udara jarak menengah yang menjadi standar di banyak jet tempur, termasuk F-16 dan F-35. AIM-9 Sidewinder: Rudal udara-ke-udara jarak pendek yang dipandu inframerah. Rudal Balistik:
LGM-30 Minuteman III: Rudal balistik antarbenua (ICBM) berbasis darat yang menjadi bagian dari triad nuklir AS.
Precision Strike Missile (PrSM): Rudal darat-ke-darat jarak jauh yang dikembangkan oleh Lockheed Martin untuk menghancurkan target.
Untuk teknologi drone Amerika Serikat memimpin dalam persaingan global, mereka menggunakan pesawat seperti RQ-4 Global Hawk untuk pengintaian dan serangan. Saat ini, AS juga mengembangkan drone murah seperti LUCAS untuk melawan taktik drone Shahed-136 Iran di Timur Tengah. Penggunaan drone di AS diatur ketat oleh FAA.
Seperti diketahui drone Amerika Serikat:
Pemimpin Teknologi: AS mendominasi pasar drone militer global dengan produk canggih, namun mulai menghadapi persaingan dari drone murah buatan Cina dan Turki. Jenis Terkenal: RQ-4 Global Hawk (Northrop Grumman) adalah salah satu drone terbesar dan paling dikenal untuk pengintaian strategis.
Iran merupakan salah satu kekuatan militer penting di Timur Tengah. Menurut Global Firepower Index, kekuatan militer Iran menduduki peringkat ke-14 dunia. Struktur militer Iran terbagi dalam tiga cabang utama: Artesh sebagai angkatan bersenjata reguler, Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) sebagai pasukan elit revolusioner, dan Komando Penegakan Hukum (LEC) sebagai satuan kepolisian nasional.
Data dari laporan The Military Balance yang diterbitkan oleh International Institute for Strategic Studies mencatat bahwa Iran memiliki sekitar 610.000 personel aktif, termasuk 350.000 tentara cadangan yang memperkuat Artesh dan IRGC.
Kekuatan Iran dilaut agak melemah lantaran ada 160 kapal perang Iran yang telah dihancurkan Amerika Serikat dan Israel. Kekuatan militer Iran sudah nerkurang 60-70 persen. Jadi mereka sekrang pincang dan lumpuh
Kekuatan militer Iran Menurut situs Global Fire Power berada di urutan 16 dari 145 itus Warisan Dunia UNESCO di Iran Rusak Kena Serangan AS-Israel
Dari jumlah ini, tentara yang aktif sebanyak 610 ribu, personel cadangan 350 ribu, dan para militer 220 ribu. Secara lebih rinci, personel Angkatan Darat sebanyak 350 ribu, Angkatan Laut 20 ribu personel, dan Angkatan Udara sebanyak 20 ribu.
Mengenai sisi persenjataan, Angkatan Udara Iran punya stok 551 pesawat, 188 pesawat tempur, 21 pesawat serang, 86 pesawat angkut, pesawat latih 103 unit, dan pesawat misi khusus 10 unit.
AU juga punya armada kapal tanker sebanyak 6, helikopter 129 unit, helikopter serang 13 unit. Sementara itu, Angkatan Darat punya 2.675 tank, 75.939 kendaraan, artileri self-propelled 424 unit, 1.803 artileri tarik, dan 1.550 artileri roket.
Angkatan Laut Iran tak punya kapal induk dan kapal perusak. Namun, 25 kapal selam, 3 korvet, dan 1 kapal perang ranjau, dan 21 kapal patroli.
Saya kira Amerika akan menguasai dan merebut Selat Hormuz pekan ini atau pekan depan. Ada 50 ribu pasukan sudah disiapkan dan dipangkalan militer Amerika di Qatar, Kuwait, Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Yordania dan Oman.
Serta Amerika akan dikawal pesawat tempur Israel dan drone serta serbuan navy seals lewast kapal induk Gerald Ford, George Bush dan Abraham Lincoln.
*) – Direktur Political and Public Policy Studies(P3S)
Leave a comment