Menko PM: Kasus Siswa SD di Ngada Jadi Cambuk Semua Pihak

JAKARTA (KM)  — Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Abdul Muhaimin Iskandar menilai meninggalnya seorang siswa sekolah dasar di Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur, harus menjadi peringatan serius bagi seluruh pihak. Anak berusia 10 tahun tersebut diduga mengakhiri hidup karena tidak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu.

“Ini harus menjadi cambuk bagi kita semua,” kata Muhaimin Iskandar, yang akrab disapa Cak Imin, di kawasan Gambir, Jakarta, Selasa (3/2/2026) malam.

Menurut Cak Imin, peristiwa tersebut menunjukkan masih lemahnya kepekaan sosial terhadap kondisi masyarakat rentan. Ia menekankan pentingnya membangun budaya saling peduli dan mudah dimintai pertolongan. Selain itu, pemerintah dan masyarakat diminta bersama-sama menelusuri akar persoalan frustrasi sosial yang dialami warga kurang mampu.

“Kita harus mencari sejauh mana masalah frustrasi sosial itu terjadi dan bagaimana mencegahnya,” ujarnya.

Diketahui, korban berinisial YBS (10), siswa kelas IV SD di Kabupaten Ngada, ditemukan meninggal dunia pada Kamis (29/1/2026). Korban ditemukan tergantung di pohon cengkeh yang berada tidak jauh dari pondok tempat ia tinggal bersama neneknya.

Polisi menemukan sepucuk surat tulisan tangan yang diduga ditulis sendiri oleh korban dan ditujukan kepada ibunya. Dalam surat tersebut, korban meminta sang ibu merelakannya pergi dan tidak menangis atau mencarinya.

Berdasarkan keterangan warga, korban berasal dari keluarga kurang mampu dan dinilai kurang mendapat perhatian akibat kondisi ekonomi yang sulit. Ayah korban telah meninggal dunia, sementara ibunya merupakan orang tua tunggal yang harus menghidupi lima orang anak dengan bekerja sebagai petani dan pekerja serabutan.

Sebelum kejadian, korban sempat meminta uang kepada keluarganya untuk membeli buku dan pena sekolah, namun permintaan tersebut tidak terpenuhi. Hingga kini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait peristiwa tersebut.

Reporter: rso

Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


KUPAS MERDEKA
Privacy Overview

This website uses cookies so that we can provide you with the best user experience possible. Cookie information is stored in your browser and performs functions such as recognising you when you return to our website and helping our team to understand which sections of the website you find most interesting and useful.