LCKI DKI Jakarta Kunjungi Posko Budidaya Lele BPC Depok, Wujud Nyata Pencegahan Kejahatan Lewat Pemberdayaan Ekonomi
BOGOR (KM) – Pengurus Badan Pengurus Daerah (BPD) Lembaga Cegah Kejahatan Indonesia (LCKI) DKI Jakarta melakukan kunjungan kerja ke Posko Budidaya Ikan Lele dan Pusat Edukasi BPC LCKI Kota Depok di Desa Sukmajaya, Kecamatan Tajurhalang, Bogor, Rabu (5/2).
Kunjungan yang berlangsung mulai pukul 11.00 WIB ini menandai langkah konkrit LCKI dalam mengimplementasikan program pencegahan kejahatan melalui pemberdayaan ekonomi masyarakat, khususnya generasi muda.
Penaburan 2.000 Bibit Lele
Dalam kunjungan tersebut, Ketua dan Sekretaris BPD LCKI DKI Jakarta bersama Ketua RT setempat dan Kepala Dusun melakukan penaburan 2.000 bibit ikan lele yang dibagi dalam empat kantong.
Kegiatan simbolis ini menjadi penanda dimulainya program budidaya lele yang merupakan hasil kolaborasi BPC LCKI Kota Depok dengan Karang Taruna Desa Sukmajaya, dengan dukungan penuh tokoh masyarakat setempat.
Ketua BPC LCKI Kota Depok, Purnawirawan TNI Deni Heryanto, SH, S.Sos., menyampaikan terima kasih atas perhatian dan dukungan pengurus BPD LCKI DKI Jakarta yang berkenan hadir di posko budidaya ikan lele dan pusat edukasi.
“Meski lokasi administrasinya berada di Kabupaten Bogor, namun wilayah hukum lokasi ini masih masuk Polres Depok yang berada di bawah kewenangan Polda Metro Jaya. Dan ini hanya langkah awal konkrit kami dalam mengaplikasikan visi misi LCKI, yakni sedini mungkin melakukan kegiatan pencegahan kejahatan melalui program pemberdayaan ekonomi masyarakat, khususnya di kalangan Gen-Z,” terang purnawirawan Angkatan Laut ini.

Foto: Paparan dan arahan Ketua BPD LCKI DKI Jakarta, Kombes Pol.(Purn) Adv. Harvin Raslin, SH dalam acara kunjungan kerja di Posko Budidaya Ikan Lele BPC LCKI Kota Depok (5/2).(Dok.LCKI/KM)
Cegah Kejahatan dari Akar Masalahnya
Ketua BPD LCKI DKI Jakarta, Kombes Pol.(Purn) Adv. Harvin Raslin, SH, dalam sambutannya menekankan pentingnya pendekatan pemberdayaan ekonomi sebagai upaya pencegahan kejahatan.
“Orang berbuat jahat karena satu sisi perut lapar dan tekanan ekonomi untuk keluarga yang butuh untuk keperluan hidup. Dengan program LCKI Jakarta menyejahterakan anggota serta masyarakat sekitarnya, semoga dapat meminimalisir terjadinya tindakan kejahatan di wilayah masing-masing BPC se-Jakarta Raya,” ungkapnya.
Ia berharap LCKI Jakarta dapat memberikan manfaat signifikan untuk masyarakat sekitarnya berupa hal yang positif.
Budidaya Lele dan UMKM Jadi Solusi
Sekretaris BPD LCKI Jakarta, Yahya Tanpono, SH, M.Si mengapresiasi langkah BPC LCKI Depok yang mulai mempersiapkan pencegahan kejahatan melalui kegiatan pemberdayaan.
“Alhamdulillah, teman-teman pengurus BPC LCKI Depok mulai mempersiapkan pencegahan kejahatan melalui kegiatan MBG, budidaya ternak lele yang dikelola Karang Taruna dan UMKM ibu-ibu di sekitar Depok,” ujarnya.
Yahya juga menegaskan bahwa pernyataan Ketua BPD sangat menyentuh inti persoalan sosial.
“Banyak tindakan kejahatan berakar dari tekanan ekonomi dan kebutuhan hidup yang mendesak. Dengan hadirnya program LCKI Jakarta yang berfokus pada kesejahteraan anggota serta masyarakat sekitar, diharapkan dapat menjadi solusi nyata untuk mengurangi faktor pemicu kejahatan,” ungkapnya.
Menurutnya, langkah ini bukan hanya membantu memenuhi kebutuhan dasar, tetapi juga menumbuhkan rasa kebersamaan, solidaritas, dan harapan baru bagi masyarakat.
Bila setiap BPC se-Jakarta Raya konsisten menjalankan program ini, Yahya optimis dampaknya akan terasa luas, di antaranya: Mengurangi angka kriminalitas dengan membuka akses ekonomi dan peluang usaha, meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui dukungan sosial dan pemberdayaan, serta membangun citra positif organisasi sebagai pelindung dan penggerak kesejahteraan
“Semoga LCKI Jakarta terus menjadi wadah yang menghadirkan manfaat signifikan, membawa energi positif, dan menjadi teladan dalam membangun lingkungan yang aman, sejahtera, dan penuh kepedulian,” pungkas Yahya Tanpono.
Program budidaya ikan lele ini diharapkan menjadi model pemberdayaan yang dapat direplikasi di wilayah BPC lainnya, sehingga pencegahan kejahatan dapat dilakukan secara komprehensif melalui pendekatan kesejahteraan masyarakat.
Reporter: Drajat
Leave a comment