Kondisi Jalan Nasional Jasinga-Leuwiliang Makin Rusak, Keselamatan Pengendara Terancam
BOGOR (KM) – Kondisi ruas jalan raya nasional yang menghubungkan Kecamatan Jasinga hingga Kecamatan Leuwiliang, Kabupaten Bogor, semakin memprihatinkan. Banyaknya lubang di badan jalan kini menjadi ancaman serius bagi keselamatan pengendara, terutama saat memasuki musim penghujan.
Jalur ini merupakan urat nadi perekonomian dan akses utama bagi masyarakat Bogor Barat. Selain menghubungkan pusat pemerintahan di Kecamatan Jasinga, Cigudeg, dan Leuwiliang, jalan ini juga menjadi akses utama menuju fasilitas publik vital seperti pusat ekonomi, Pasar Tradisional Jasinga, Cigudeg, dan Leuwiliang, Fasilitas Kesehatan RSUD R. Moh. Nuh Leuwiliang dan akses operasional kantor Polsek dan Koramil di tiap wilayah.
Keluhan juga muncul dari para pengguna jalan yang setiap hari melintasi jalur tersebut. Salah satunya Udin (38), seorang sopir angkot trayek Jasinga–Bubulak, dirinya mengaku sering melihat pengendara tergelincir akibat lubang yang tertutup air hujan.
“Banyak kecelakaan, apalagi kalau musim hujan. Lubangnya tertutup air jadi tidak kelihatan, makin banyak titik rusaknya,” ujar Udin kepada media, Minggu (15/02).

(Dok.KM)
Ditempat berbeda, Dery, seorang warga Jasinga, menceritakan pengalaman buruknya hingga sampai tergelincir saat melintasi jalur tersebut.
“Saya sendiri sempat tergelincir karena lubang. Dari Jasinga arah Bogor itu banyak sekali titik yang rusak dan sangat berbahaya bagi motor,” keluhnya.
Berdasarkan UU Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan, perbaikan jalan nasional merupakan kewenangan pemerintah pusat melalui Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) wilayah Jawa Barat. Namun, hingga saat ini masyarakat menilai belum ada tindakan nyata di lapangan.
Kekhawatiran warga semakin meningkat mengingat bulan suci Ramadhan 1447 H kian dekat, di mana mobilitas masyarakat biasanya akan meningkat tajam. Masyarakat mendesak Kementerian Pekerjaan Umum dan BBPJN untuk segera melakukan perbaikan permanen guna menjamin keselamatan dan kelancaran aktivitas ekonomi di Bogor Barat.
Reporter: Septiawan
Editor: Drajat
Leave a comment