Ketua RT Desa Cirarab Disabet Sajam Saat Usir Gangster, Warga Pagedangan Juga Jadi Korban

Foto: Ketua RT001/01 Kampung Cirarab yang jadi korban sabetan sajam saat membubarkan Gangster.(Dok.KM)

TANGERANG (KM) – Aksi sekelompok gangster di wilayah Kecamatan Legok dan Pagedangan, Kabupaten Tangerang, memakan korban luka. Ketua RT 01/01 Kampung Cirarab, Desa Cirarab, Kecamatan Legok, Henri alias Keling, mengalami luka sabetan senjata tajam pada jari manis tangan serta kerusakan telepon genggam saat berusaha mengusir pelaku, Minggu (15/2/2026) sekitar pukul 03.00 WIB.

Pada kejadian terpisah di Kampung Jaha Kiray, Desa Malangnengah, Kecamatan Pagedangan, seorang warga bernama Iqbal juga menjadi korban sabetan senjata tajam hingga harus menjalani 12 jahitan di bagian kaki dan lengan kanan.

Peristiwa yang dialami Keling bermula saat ia baru pulang menghadiri kegiatan Isra Miraj sekitar pukul 01.00 WIB. Saat masih terjaga di rumah, ia menerima laporan warga sekitar pukul 03.00 WIB mengenai keberadaan sekelompok remaja yang diduga gangster di lingkungan RT 01/01.

Korban kemudian langsung menuju lokasi sambil berkomunikasi melalui telepon.

“Saya habis pulang Isra Miraj jam satu. Belum tidur, lagi makan sambil main HP. Sekitar jam tiga ada laporan warga soal gangster, saya langsung ke lokasi sambil teleponan,” ujar Keling.

(Dok.KM)

Saat mencoba membubarkan kelompok tersebut, korban diserang dengan senjata tajam. Ia sempat menghindar, namun sabetan tetap mengenai jari manis tangannya dan ponsel yang dibawanya ikut rusak.

“Sudah menghindar, tapi kena jari manis. HP juga rusak,” katanya.

Usai kejadian, korban melapor ke Polsek Legok. Ia kemudian mendapat informasi bahwa sejumlah terduga pelaku telah diamankan di wilayah Pagedangan dan dibawa ke Polsek Pagedangan.

Korban pun mendatangi polsek tersebut untuk memastikan pelaku. Namun dari 14 orang yang diamankan, korban tidak menemukan pelaku yang menyabet dirinya.

“Katanya ada 14 orang diamankan. Setelah saya cek di Polsek Pagedangan, pelakunya tidak ada di antara mereka,” ungkapnya.

Menurut informasi yang diterima korban, para terduga gangster yang diamankan tersebut seluruhnya berdomisili di wilayah Kabupaten Bogor, terutama dari Parungpanjang dan sebagian besar dari Rumpin. Dari jumlah itu, salah satunya diketahui perempuan.

Sementara itu, di lokasi lain di wilayah Kecamatan Pagedangan, warga bernama Iqbal juga menjadi korban penyerangan saat sedang berkumpul bersama warga lainnya di Kampung Jaha Kiray, Desa Malangnengah. Saat itu, mereka tengah membahas rencana kegiatan gotong royong yang akan dilaksanakan keesokan pagi.

Akibat serangan tersebut, Iqbal mengalami luka sabetan pada kaki dan lengan kanan hingga harus mendapatkan 12 jahitan.

Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian belum memberikan keterangan resmi terkait identitas pelaku maupun keterkaitan kedua peristiwa tersebut, serta perkembangan penyelidikan lebih lanjut.

Reporter: Luky
Editor: Drajat

Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


KUPAS MERDEKA
Privacy Overview

This website uses cookies so that we can provide you with the best user experience possible. Cookie information is stored in your browser and performs functions such as recognising you when you return to our website and helping our team to understand which sections of the website you find most interesting and useful.