Kepala SMK Insani Madani Apresiasi Gubernur dan Anggota DPRD Provinsi Banten Soal Program Sekolah Gratis
TANGERANG (KM) – Kepala SMK Insani Madani Palasari, Neneng Rokayah, S.M., M.M.M, menyampaikan apresiasi langsung kepada Gubernur Banten Andra Soni dan Muhlis selaku Anggota DPRD Provinsi Banten, saat kunjungan kerja di Kecamatan Legok, Kabupaten Tangerang, untuk meninjau kondisi jalan rusak dan rumah tidak layak huni (RTLH) di Desa Palasari.
Gubernur Banten Andra Soni menegaskan bahwa angka putus sekolah di tingkat menengah di Provinsi Banten masih menjadi perhatian serius. Hal ini tercermin dari rata-rata lama sekolah masyarakat Banten yang baru mencapai 9,16 tahun, sehingga diperlukan langkah konkret dari pemerintah daerah.
Sebagai upaya menekan angka putus sekolah, Pemerintah Provinsi Banten sejak Tahun Ajaran 2025–2026 telah meluncurkan program sekolah gratis bagi siswa SMA, SMK, dan Sekolah Khusus (SKh) swasta.
Program ini diharapkan dapat membuka akses pendidikan yang lebih luas bagi masyarakat, khususnya dari keluarga kurang mampu.

Menanggapi kebijakan tersebut, Kepala SMK Insani Madani Palasari, Neneng Rokayah, menyatakan bahwa program sekolah gratis sangat membantu masyarakat dan membawa dampak positif bagi sekolah swasta.
“Dengan adanya sekolah gratis, ini sangat membantu warga masyarakat yang tidak mampu. Selain itu, program ini juga berpengaruh besar terhadap kemajuan sekolah swasta, termasuk SMK Insani Madani,” ujar Neneng Rokayah.
Ia juga mengajak masyarakat, khususnya warga Desa Palasari dan Kecamatan Legok, untuk segera mendaftarkan anak-anaknya ke SMK Insani Madani Palasari melalui Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) dengan memanfaatkan program sekolah gratis tersebut.
Neneng menjelaskan bahwa SMK Insani Madani Palasari memberikan berbagai kemudahan, di antaranya SPP gratis, formulir pendaftaran gratis, serta uang bangunan gratis.
Selain itu, sekolah ini juga memiliki beragam program unggulan, baik dari sisi akademik maupun keterampilan.
“Kami juga memiliki program penyaluran kerja. Setelah lulus, siswa akan langsung disalurkan untuk bekerja ke perusahaan-perusahaan yang telah bekerja sama dengan sekolah,” tambahnya.
Kunjungan Gubernur Banten dan Anggota DPRD Provinsi Banten ke Kecamatan Legok ini diharapkan tidak hanya mempercepat perbaikan infrastruktur dan penanganan RTLH, tetapi juga mendorong peningkatan kualitas pendidikan serta menurunkan angka putus sekolah di Provinsi Banten.
Reporter: Luky
Editor: Drajat
Leave a comment