Kompensasi Penutupan Tambang Sementara di Bogor Belum Cair, Warga Cipinang Rumpin Kepung Kantor Desa

Foto : Ratusan warga di Desa Cipinang mendatangi Kantor Desa Cipinang, Kecamatan Rumpin Bogor untuk mempertanyakan kompensasi penutupan pertambangan yang hingga kini belum cair, (29/12).(Dok.Bayu/KM)

BOGOR (KM) – Ribuan warga Desa Cipinang, Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor, mengepung Kantor Desa Cipinang pada Senin (29/12). Aksi tersebut dilakukan sebagai bentuk protes dan mencari jawaban terhadap kompensasi dampak penutupan tambang sementara oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat yang hingga kini belum terealisasi sepenuhnya.

Aksi yang berlangsung di halaman kantor desa itu disebut berlangsung secara spontan. Warga mengaku kesal karena janji kompensasi yang disampaikan Pemprov Jawa Barat tak kunjung diterima, sementara desa-desa lain di sekitar Cipinang sudah lebih dulu mendapatkan pencairan.

“Sebenarnya aksi ini spontan, karena kompensasi dari KDM atas penutupan pertambangan belum juga kami terima. Padahal desa-desa sebelah sudah cair,” ujar salah seorang warga Cipinang, Oiy, saat ditemui di lokasi.

Ia berharap pemerintah provinsi segera memberikan kejelasan terkait pencairan kompensasi tersebut. Menurutnya, warga sangat membutuhkan bantuan itu untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari di tengah kondisi ekonomi yang sulit.

“Kami hanya minta penegasan, kapan cair dan apa kendalanya. Jangan hanya janji-janji, karena kami butuh makan di tengah ekonomi yang sulit,” tambahnya.

Dok.KM

 

Sementara itu, staf kesejahteraan rakyat (Kesra) Desa Cipinang, Novi, tampak berupaya memberikan penjelasan kepada warga. Namun, situasi yang cukup ramai membuatnya kewalahan.

“Untuk formulir bank yang sebelumnya diisi warga, semuanya sudah kami serahkan ke pihak bank. Informasi terakhir yang kami terima, saat ini masih dalam tahap proses,” jelas Novi di hadapan warga.

Bukan hanya Warga terdampak yang ada di Desa Cipinang yang belum menerima kompensasi, beberapa Desa lain di kecamatan berbeda juga belum menerima pencairan kompensasi tersebut seperti Desa Rengasjajar, Desa Bangunjaya dan Desa Argapura.

Reporter: Septiawan
Editor: Drajat

Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


KUPAS MERDEKA
Privacy Overview

This website uses cookies so that we can provide you with the best user experience possible. Cookie information is stored in your browser and performs functions such as recognising you when you return to our website and helping our team to understand which sections of the website you find most interesting and useful.