Betonisasi Jaling di Jejalen Jaya Diduga Gagal Kontruksi, Aktivis: PPTK Diminta Kroscek

Pengecoran jalan (betonisasi) yang diselenggarakan Bidang Permukiman pada Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Disperkimtan) Kabupaten Bekasi, melalui Penunjukan Langsung kepada CV. Uky Putra Jaya (UPJ) telah mengalami kerusakan (retak-retak) dan diduga gagal kontruksi

BEKASI (KM) –  Pengecoran jalan (Betonisasi) yang diselenggarakan Bidang Permukiman pada Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Disperkimtan) Kabupaten Bekasi, melalui Penunjukan Langsung kepada CV. Uky Putra Jaya (UPJ) telah mengalami kerusakan (retak-retak) dan diduga gagal kontruksi.

 

Hal itu, disampaikan Yanto Purnomo (Aktivis) Ketua Komunitas Peduli Bekasi (KPB) kepada Media yang menyayangkan hasil pekerjaan kontraktor CV. UPJ, diduga pihaknya sengaja mengerjakan proyek tersebut dikerjakan asal jadi.

 

“Kami meminta, agar pihak Dinas (PPTK) dapat meng- kroscek langsung, untuk melihat kondisi di lapangan. Sehingga dapat melihat hasil yang sebenarnya yang terjadi apakah pekerjaan tersebut sudah gagal kontruksi..? sebagai bahan Evaluasi dinas dalam menentukan PHO,” cetus Yanto, Sabtu (11/11).

 

Lebih lanjut, kata Yanto, Dalam pemberitaan sebelumnya, bahwa diketahui dalam proses pekerjaan terlihat para pekerja terlalu banyak menambahkan air ke dalam tong mixer (Mobile Molen) sehingga hasil beton yang dituangkan terlihat encer, diduga akan merusak kualitas mutu beton K350 NFA.

 

Sementara, Hamid selaku konsultan pengawas, ketika dikonfirmasi mengenai pekerjaan tersebut, dirinya menjawab, pihaknya sebagai konsultan akan melakukan peneguran  kepada kontraktor melalui surat teguran, supaya segera di diperbaiki,” ucap Hamid, Rabu, (25/10) lalu.

 

Anehnya, waktu dicecer pertanyaan terkait pengawasan, apakah dirinya hadir di waktu pelaksanaan, ia mengatakan, saya ada di lokasi untuk mengawasi cuma sampai jam 11 aja, dikarenakan kegiatan ini loadingnya lama, jadi saya mengawasi ke lokasi pekerjan yang lain.

 

PPTK Bidang Pemukiman Edi, yang dikonformasi terkait hal tersebut hingga saat ini belum menjawab dan tidak merespon via WhatsApp- nya.

 

Yanto mendesak, PPTK harus turun langsung melihat hasil pekerjaan yang dikerjakan kontraktor CV. UPJ, berlokasi persis di depan Kantor Desa Jejajen Jaya, Kecamatan Tambun Utara. Lakukan ketegasan jangan hanya duduk manis saja,” pungkasnya.

 

Diketahui, kegiatan yang berjudul Peningkatan Jalan Lingkungan RT 001/003, Desa Jejalen Jaya, Kecamatan Tambun Utara tersebut, yang menelan anggaran Rp. 198.296.800.00,- oleh CV. Uky Putra Jaya (UPJ).

 

Reporter: Mon

Editor: red

Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


KUPAS MERDEKA
Privacy Overview

This website uses cookies so that we can provide you with the best user experience possible. Cookie information is stored in your browser and performs functions such as recognising you when you return to our website and helping our team to understand which sections of the website you find most interesting and useful.