Kawasan Situs Banyu Urip Wajib Dilestarikan Pemkab Indramayu

Juru Kuncen makam Kramat Banyu Urip, Titin

INDRAMAYU (KM) – Area makam Kramat Banyu Urip di tengah hutan Desa/ Kecamata Gantar, Indramayu terbagi dua peruntukan, untuk mandi dan minum. Dalam sejarahnya, situs Banyu Urip digunakan untuk ziarah dan mencari keberkahan dengan cara warga menggunakan air keramat digunakan untuk minum, mandi, berwudhu, bercocok tanam maupun kebutuhan lainya.

 

Juru Kuncen Titin mengatakan masih terlihat jelas pohon- pohon besar peninggalan jaman dahulu berdiri dengan kokohnya di sekitar area Banyu Urip yang dipagari bambu.

 

“Kebersihan dilakukan karena daun kering yang jatuh dari pohon sekitar lingkungan pengunjung,” ujarnya, Jumat (10/11).

 

Nijar asal Haurgeulis mengatakan keberadaan situs ini harus dilindungi dan dirawat Pemerintah terkait.

 

“Pemkab Indramayu melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan atau Dinas Pariwisata harus melindungi situs ini,”ungkap Nijar.

 

Warga lokal, Titin mengatakan musim ziarah Jumat Kliwon, situs Banyu Urip banyak didatangi orang untuk memohon keberkahan. “Kami minta Pemkab Indramayu agar situs keramat Banyu Urip dilindungi karena sepanjang masa situs ini tidak pernah kering untuk ‘menghidupi’ warga sekitar,” jelas Titin selaku kuncen situs.

 

Reporter: Arifin S

Editor: red

Advertisement
Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*