Jalan AMIN Makin Lapang: Pilpres 2024 Insya Allah Satu Putaran Saja

Pasangan Anies Cak Imin (AMIN) saat berangkat menuju KPU untuk daftar Pilpres 2024. Foto:Ist/Net

Kolom oleh Hasanuddin*)

Catatan dengan judul seperti ini sudah kami tulis berulang kali. Dan kami melihat bahwa memang yang terjadi sungguh demikian adanya.

Dalam kalkulasi politik yang sehat, berdasarkan indikator-indikator yang nyata, misalnya nampak terlihat antusiasme masyarakat menyambut kehadiran Calon Presiden/Wakil Presiden Anies-Muhaimin. Kita saksikan ratusan ribu, bahkan bisa jadi mencapai jutaan massa tumpah ruah di kota Malang, di Jalak Harupak Bandung, di Sidoarjo, di Pamekasan. Demikian pula sebelumnya di kota Makassar, Pangkep, Garut, Ciamis, Tasikmalaya, Padang, Medan, Bajarmasin. Semua menunujukkan bahwa masyarakat begitu antusias, gembira, bahagia dengan hadirnya Anies Baswedan tengah-tengah mereka.

Kita juga tentu tidak menutup mata, bahwa berbagai rintangan dan tantangan telah di lalui. Misalnya pemboikotan oleh Pejabat Gubernur Jawa Barat, eks-Kahumas Istana Presiden itu, dan lainnya.

Namun berkat Rahmat Allah SWT, doa kedua Ibu dari Anies Baswedan, maupun Ibu dari Gus Muhaimin, doa pada masyaikh, para dzurriyyah ataupun para Habaib, para arifbillah, para alim ulama, dan masyarakat luas pada umumnya, semua tantangan itu sejauh ini dapat di lalui.

Anies-Muhaimin pun telah mendaftar di KPU, di iringi dengan puluhan ribu para relawan, dan telah dinyatakan memenuhi segala persyaratan. Juga telah menjalani pemeriksaan kesehatan di RSPAD Gatot Subroto. Semua itu menunjukkan bahwa jalan yang dilalui makin lapang.

Pilpres Satu Putaran saja

Kami sering membaca catatan yang menyebut supaya sedapat mungkin Pilpres cukup satu putaran saja. Tentu itu harapan yang baik. Dan kami pun yakin dan percaya pasangan AMIN ini dapat memenangkan Pilpres 2024 cukup dalam satu putaran saja. Hal itu tentu bisa terlaksana, jika:

1. Pemilihan Presiden benar-benar berlangsung jujur dan adil. Untuk point pertama ini memang muncul kekhawatiran yang luas bshwa pilpres tidak akan berlangsung jurdil, sebagai dampak dari Politisasi Lembaga Tinggi Negara yang kita kenal dengan Mahkamah Konstitusi (MK). Politisasi terhadap MK ini tidak mustahil akan terjadi kembali pada saat ada sengketa hasil Pilpres 2024 nanti. Karena itu, wajar jika muncul anti pati terhadap MK, terutama kepada keluarga Jokowi (paman Gibran) yang menjabat sebagai Ketua MK itu.

2. Politisasi atas MK, diharapkan tidak terjadi pada ASN melalui Mendagri. Tito Karnavian mesti diingatkan untuk jangan berprilaku seperti Anwar Usman (Ketua MK) itu dalam membela Gibran bin Jokowi.

3. Politisasi KPU, Bawaslu juga jangan sampai terjadi. Kawan-kawan di KPU/Bawaslu tentu telah paham apa tupoksi kerjanya selaku penyelenggara Pemilu. Sudah paham etika sebagai penyelenggara Pemilu. Jangan hianat kepada bangsa dan negara dengan melakukan hal-hak yang tidak etis, apalagi sampai ke tindakan pidana.

4. Kejaksaan dan Kepolisian, serta BIN, juga harus diingatkan supaya fokus pada tugasnya sebagaimana yang di amanatkan Undang-Undang. Jangan bermain api yang bisa membakar rumah kebangsaan kita. Jangan mau di politisasi.

5. Dan tentu saja para pemilih, hendaknya senantiasa memperhatikan makanan dan minuman yang mereka konsumsi. Hindari terima suap. Jangan mau suaranya di TPS itu di jual. Kalau pun tidak enak rasanya menolak uang pemberian para politisi, terima saja baru masukkan di kotak amal masjid. Jangan anda konsumsi, karena uang para politisi itu, tidak jelas halal haramanya. Bisa jadi dari uang korupsi atau dari uang judi, narkoba dan kejahatan lainnya. Bisa jadi, karena itu hindari mengkonsumsinya.

Jika proses politik benar-benar jurdil, dengan memperhatikan antusiasme masyarakat setiap kali ada kegiatan jalan sehat, jalan bahagia yang di selenggarakan para relawan AMIN, kami percaya bahwa Insya Allah, atas Rahmat Taufiq, Hidayah dan Inayah-Nya, pilpres hanya akan berlangsung satu putaran saja.

AMIN

*) Ketua Umum PBHMI periode 2003-2005

 

Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


KUPAS MERDEKA
Privacy Overview

This website uses cookies so that we can provide you with the best user experience possible. Cookie information is stored in your browser and performs functions such as recognising you when you return to our website and helping our team to understand which sections of the website you find most interesting and useful.