Majelis Tinggi Partai Demokrat Cabut Dukungan Pencalonan Anies Baswedan Pada Pilpres 2024

Ketua Majelis Tinggi Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Jumat (1/9/2023)

BOGOR (KM) – Majelis Tinggi Partai Demokrat secara resmi mencabut dukungannya kepada Anies Baswedan sebagai calon presiden (capres) dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024. Keputusan ini diambil setelah Demokrat merasa dikhianati oleh Anies Baswedan yang memilih Muhaimin Iskandar (Cak Imin) sebagai calon wakil presiden (cawapres).

Sebelumnya, Demokrat telah mendukung Anies sebagai capres sejak Oktober 2022. Namun, pada tanggal 28 Agustus 2023, Anies mengumumkan pasangannya sebagai cawapres, yaitu Cak Imin. Hal ini menjadi kejutan bagi Demokrat, karena Cak Imin merupakan ketua umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), yang merupakan rival Demokrat dalam Pilpres 2024.

Ketua Majelis Tinggi Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengatakan bahwa keputusan ini diambil dengan berat hati. Namun, Demokrat merasa perlu untuk mengambil langkah tegas untuk melindungi hak-hak partai dan kadernya.

“Partai Demokrat tidak bisa dipaksa untuk menerima kenyataan yang tidak sesuai dengan harapan dan keinginannya,” kata SBY, Jumat (1/9/2023).

Dengan keputusan ini, maka Demokrat tidak lagi berada dalam Koalisi Perubahan untuk Persatuan, yang terdiri dari NasDem, PKS, dan Demokrat. Koalisi ini didirikan pada bulan Desember 2022 untuk mengusung Anies Baswedan sebagai capres.

Keputusan Demokrat ini tentu akan berdampak pada peta persaingan Pilpres 2024. Anies Baswedan kini menjadi calon presiden yang berdiri sendiri, tanpa dukungan partai politik. Hal ini tentu akan membuat peluang Anies untuk memenangkan Pilpres 2024 semakin berat.

Reporter: Mso

Editor: redaksi

Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*