Buka Lomba Jemparingan, Kustini Harap Akan Banyak Lahir Atlet-Atlet Berprestasi

SLEMAN (KM) – Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo, membuka Gladhen Ageng Jemparingan di lapangan Dolo, Wedomartani, Ngemplak, Sleman. Lomba panahan tradisional ini rutin digelar Pemerintah Kalurahan Wedomartani dalam rangka merti desa mandiri budaya Kalurahan Wedomartani, Sabtu, 5 November 2022.

Adapun untuk tema yang diangkat pada event ini yaitu “Urip Iku Urup”(hidup itu nyala) yang bila diartikan, hidup itu harus aktif berusaha, tekun, agar apa yang diharapkan atau dicita-citakan dapat terwujud.

Dalam sambutannya, Kustini mengapresiasi sekaligus mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kalurahan Wedomartani. Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan wadah untuk melestarikan budaya dan kearifan lokal kita, terutama budaya Jemparingan.

Foto: Bupati Sleman,Hj.Kustini saat membuka kegiatan Gladhen Jemparingan,Sabtu ( 05/11/2022 ) dilapangan Wredimartani

“Ini pesertanya juga banyak yang muda-muda. Untuk yang senior saya harap selalu mendampingi yang masih muda. Kalau bukan kita yang melestarikan budaya ini, siapa lagi?” ucapnya.

Ia pun berharap, dari kegiatan ini nantinya dapat melahirkan atlet berprestasi di bidang panahan, sehingga bisa mengharumkan nama Kabupaten Sleman baik di kancah nasional maupun internasional.

“Dari Wedomartani sudah ada yang berhasil meraih perunggu saat Porda kemarin. Semoga prestasi ini bisa terus ditingkatkan,” ungkapnya.

Sementara itu, Lurah Wedomartani, Teguh Budiyanto, mengatakan bahwa kegiatan tersebut diikuti kurang lebih sebanyak 155 peserta dari berbagai daerah di DIY. Peserta lomba dibagi menjadi dua kategori, yakni putra dan putri.

“Kategori putra merebutkan tropi Bupati Sleman, sedangkan kategori putri merebutkan tropi Kepala Dinas Kebudayaan Sleman,” katanya.

Hadir pula pada acara tersebut Kepala Dinas Kebudayaan Sleman, Edy Winarya.

Reporter : Arf
Editor : Sudrajat

Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


%d bloggers like this: