Salah Satu Agen BPNT di Kecamatan Parungpanjang Diduga Fiktif

Lokasi toko yang dijadikan agen Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) yang diduga fiktif. (dok. KM)
Lokasi toko yang dijadikan agen Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) yang diduga fiktif. (dok. KM)

BOGOR (KM) – Tak sesuai data, salah satu agen Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) yang berlokasi di Kampung Karehkel RT 01 RW 06, Desa Pingku, Kecamatan Parungpanjang, Kabupaten Bogor, diduga fiktif dan patut dipertanyakan mekanismenya saat penyaluran bantuan pada Rabu 5/10 lalu.

Menurut keterangan staf Desa Pingku, Haryadi, bahwa terkait penyaluran BPNT, sebelumnya kartu penerima bantuan tersebut sudah diambil dan dikumpulkan terlebih dahulu oleh pihak ketua penerima bantuan, hal tersebut guna mempermudah si penerima untuk mengambil sembako dari agen.

“Dan salah satu agen penyalur program BPNT di wilayah kami memang betul pemiliknya Sutisna sebagai Kesra Desa Pingku yang berlokasi di rumahnya dan agennya ada di sebelah rumahnya,” jelasnya.

Terpisah, salah satu Keluarga Penerima Manfaat (KPM) berinisial U menuturkan, “saya kesini mau ngambil sembako, kata RT udah tinggal ngambil aja di agen Sutisna, kalau soal jumlah saldo saya gak tahu, kan kartunya dikumpulkan oleh petugas setiap mau pencairan, jadi saya gak pernah gesek sendiri, tinggal ngambil aja sembakonya”.

Di tempat yang sama, Azis selaku pemilik agen mengakui kalau keagenan tersebut adalah miliknya.

“Agen memang milik saya, kalau Sutisna hanya numpang nempel nama saja di toko saya, karena saya masih ada hubungan keluarga dengan Sutisna dan selama tidak merugikan buat saya ya gak apa-apa, toh kita sama-sama usaha. Akan tetapi untuk urusan bisnis itu masing-masing,” jelasnya.

Sementara itu, Sutisna saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp oleh awak media ini, enggan memberikan jawaban.

Reporter : Bayu

Reporter : Sudrajat

Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


%d bloggers like this: