Pohon Besar Tumbang Dibiarkan Melintang 2 Tahun di Kali Baru, DKPP Kabupaten Bogor: “Nanti Juga Diangkat!”

BOGOR (KM) – Pohon besar yang sudah dua tahun tumbang dan membentang di bantaran Kalibaru depan Mall Robinson Cibinong hingga saat ini belum juga diangkat oleh dinas terkait.

Dari pantauan lanjutan media Kupasmerdeka.com pada Senin (26/9), posisi pohon yang membentang tersebut membuat aliran air kali terhambat dan menyebabkan adanya kubangan sampah.

Awak media KM juga sudah menanyakan hal tersebut ke Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dan Kecamatan setempat, dan diperoleh jawaban yang sama yakni harus ke Dinas Kebersihaan dan Pemukiman Pertamanan (DKPP). Namun setelah dikonfirmasi ke DKPP pada hari Senin (26/9), awak media KM tidak mendapatkan jawaban apapun.

Sebelumnya, wartawan KM sempat menanyakan hal tersebut ke Kabid DLH Kabupaten Bogor Fadil, yang mengatakan bahwa pihak DLH sudah dua kali membersihkan sampah di lokasi tersebut yang menumpuk akibat terhalang pohon besar yang tumbang.

Fadil juga mengaku sudah menyurati dan berbicara langsung dengan staf DKPP agar segera diatasi, namun sudah hampir dua tahun, pohon besar tersebut tidak kunjung diangkat.

Selanjutnya wartawan KM mendatangi kantor DKPP untuk mengonfirmasi hal tersebut, dan salah seorang staf yang ditemui hanya memberikan nomor telepon Rusdi sebagai sosok yang bisa dimintai keterangan. Namun lagi-lagi saat dihubungi KM, Rusdi menyatakan bahwa persoalan tersebut bukan merupakan ranahnya.

Selain Rusdi, sosok lainnya yakni Karyo yang menjabat sebagai Penilik, saat dikonfirmasi KM mengatakan bahwa persoalan tersebut merupakan ranahnya Anto, lalu Anto yang juga langsung dikonfirmasi KM melalui sambungan telepon menyatakan akan merapatkan hal itu terlebih dahulu.

“Nanti juga akan terangkat, sekalian ada proyek penataan kali,” jelas Anto.

Menanggapi hal tersebut, Yudistira selaku aktivis lingkungan dari LSM Matahari, justru mempertanyakan sampai kapan proyek bantaran kali tersebut terus dijalankan.

“Apa mau nunggu sampai sampah menumpuk dari aliran kali baru akibat hujan lebat? Apalagi sekarang sudah musim hujan dengan intensitas air kali yang cukup deras,” tegas Yudistira yang menjabat Sekretaris Umum di LSM Matahari.

Menurut Yudistira, apabila pohon besar yang membentang tersebut tidak segera ditangani, justru akan menjadi pertanyaan besar. “Apakah alatnya yang tidak ada, dinas terkait yang menyepelekan, atau apakah menunggu anggaran turun terlebih dahulu?” ujarnya.

“Banyak faktor lah, tapi yang lucu lagi kenapa HP orang lapangan kompak memblokir HP saya,” pungkas Yudistira yang akrab disapa Bang Ompong ini.

Reporter : Zefferi

Editor : Sudrajat

Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


%d bloggers like this: