Ikon Pintu Gerbang Sering Dirusak OTD, Pemkab Kaur Diminta Segera Bertindak Carikan Solusi

BENGKULU (KM) – Ikon Kaur berupa patung Tugu Mungkus dan Gurita yang terletak di Desa Sulauwangi, Kecamatan Tanjung Kemuning yang merupakan salah satu pintu gerbang Kabupaten Kaur yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Bengkulu Selatan, diduga dirusak oleh orang tak di kenal (OTD) pada Sabtu 2/4.

Dari pantauan awak media kupasmerdeka.com, ada beberapa tulisan yang diduga sengaja dirusak oleh orang yang tidak bertanggung jawab, bahkan ditengarai hal tersebut sudah sering terjadi.

Atas kondisi tersebut, Pemerintah Kabupaten Kaur melalui Dinas PU diminta untuk segera memperbaiki huruf-huruf yang rusak tersebut, mengingat patung Tugu Mungkus merupakan salah satu ikon kebanggaan Kabupaten Kaur.

Perusakan diduga dilakukan oleh sekumpulan remaja yang sering mabuk-mabukan di area patung Tugu Mungkus. Dugaan tersebut diperkuat dengan banyak ditemukannya botol bekas minuman keras yang berserakan di sekitar bangunan tugu itu.

Advertisement

Kepala Desa Sulauwangi, Biman Asli, dalam keterangannya membenarkan bahwa telah terjadi perusakan lambang pintu Kaur dan berharap kepada pemerintah daerah untuk segera memperbaikinya.

“Harapan kami kepada pemerintahan daerah mencarikan solusi agar apa yang sudah terjadi ini tidak terulang kembali” ujarnya.

“Kami pemerintah desa mengajak seluruh lapisan masyarakat yang ada di sekitar areal bangunan gapura ini untuk sama-sama bisa menjaga aset daerah yang menjadi kebanggaan kita semua,” ujarnya mengakhiri.

Reporter: Alpi
Editor : Sudrajat

Advertisement
Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


%d bloggers like this: