Membahayakan Pengguna Jalan, Proyek DPUPR Kota Serang Dikeluhkan Warga

KOTA SERANG (KM) – Warga Kelurahan Pasuluhan mengaku sangat terganggu aktivitasnya dengan adanya tumpukan material tanah proyek drainase yang berada di lingkungan Bengkalok, Kelurahan Pasuluhan, Kecamatan Walantaka, Kota Serang – Banten.

CN (45), salah satu warga yang di depan rumahnya ada tumpukan tanah mengaku mengeluh sejak dimulainya pengerukan galian, hal itu lantaran mengganggu aktivitas sehari hari nya saat keluar masuk halaman rumahnya.

“Pihak pelaksana tidak meminta ijin atau konfirmasi terlebih dahulu ke pemilik rumah terkait pekerjaan di dekat lokasi rumah warga, kalau dibiarkan begitu saja, ini mengganggu aktivitas saya,” ucapnya.

“Belum nanti pasir dan batu yang nanti akan turun di sini, saya tidak tahu pelaksana dan pekerjanya mengenai perencanaannya,” keluh CN kepada KM (5/2).

“Selain itu, tumpukan material mempersempit bahu jalan sehingga membahayakan pengendara. Bukan saya saja yang terganggu, pengguna jalan pun juga terganggu, Jalan ini jalan utama poros desa, padat lalu-lalang kendaraan dan pengguna jalan lainnya khususnya anak sekolah, karena lokasinya juga di depan Sekolah Dasar (SD),” imbuhnya

Advertisement

Ia berharap, pihak pelaksana semestinya mengutamakan kenyamanan warga dan pengguna jalan lainnya supaya pekerjaan berjalan lancar dan tidak menimbulkan korban akibat tumpukan material,” ungkapnya.

Dari pantauan awak media KM dititik lokasi pekerjaan, material galian tanah terlihat masih berserakan di pinggir jalan, apalagi setelah diguyur hujan. Terkait perencanaannya pun terlihat belum siap karena untuk pembuangan air kegiatan drainase tersebut buntu, dan sekiranya datang musim penghujan, air akan tergenang hanya di situ saja dan meluap ke bahu jalan.

Selain itu, kegiatan proyek drainase tersebut mengundang tanda tanya soal legalitasnya, pasalnya, pelaksana proyeknya tidak ada di lokasi dan tidak ada yang bisa dihubungi karena tidak ada No Celluler nya, para pekerjanya pun mengaku tidak mempunyai nomor pelaksana, sehingga menimbulkan pertanyaan siapa pihak yang mempekerjakan mereka?

Sampai berita ini ditayangkan, pihak pelaksana serta DPUPR Kota Serang belum ada yang bisa dikonfirmasi.

Reporter : Ade Irawan

Editor : Sudrajat

Advertisement
Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


%d bloggers like this: