Proyek Pekerjaan Taman Lalu Lintas di Perum Kompas Diduga Menggunakan Tanah Boncos, PPTK: “Akan Kita Beri Sanksi Surat Teguran”

Lokasi pembangunan penataan taman lalu lintas lingkungan Perumahan Kompas, Desa Mekarsari, Kecamatan Tambun Selatan (dok. KM)
Lokasi pembangunan penataan taman lalu lintas lingkungan Perumahan Kompas, Desa Mekarsari, Kecamatan Tambun Selatan (dok. KM)

BEKASI (KM) – Proyek pekerjaan penataan taman lalu lintas di lingkungan Perumahan Kompas Desa Mekarsari, Kecamatan Tambun Selatan, yang dimenangkan PT. Jessica Anugrah Rezeky, melalui Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) APBD 2021 Kabupaten Bekasi, diduga menggunakan tanah boncos, bukan menggunakan tanah merah super sesuai ketentuan yang berlaku.

Hal tersebut diketahui saat awak media kupasmerdeka.com melakukan pantauan di lokasi kegiatan proyek bernomor SPMK: 602.1/2876/SPMK/Disperkimtan-PSU.TMN/X/2021 dan bernilai anggaran Rp2.970.007.673,87 itu pada 4 Desember lalu.

Perlu diketahui, kegiatan pekerjaan tersebut diselenggarakan oleh Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Pemukiman Dan Pertanahan (DPRKPP) Kabupaten Bekasi, Bidang Prasarana, Sarana dan Utilitas umum (PSU).

Advertisement

Sementara itu, Elfas selaku Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) Bidang PSU, waktu dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp terkait kegiatan penataan taman Perumahan Kompas yang menggunakan tanah boncos, dirinya mengaku sudah melakukan peringatan ke pihak penyedia agar mengantinya dengan tanah merah. Namun ia mengatakan kalau peringatan itu tidak dihiraukan.

“Saya akan lapor ke pimpinan agar diberi sanksi berupa surat teguran,” kata Elfas kepada kupasmerseka.com, Senin 6/12.

Namun saat dimintakan hasil bukti surat peneguran. Ia menjawab, “itu nanti dari konsultan ke penyedianya,” pungkasnya.

Reporter: Den

Editor: Sudrajat

Advertisement
Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


%d bloggers like this: