Pengelolaan Limbah di Pasar Sementara Parungpanjang Saling Lempar Tanggung Jawab

Potret limbah dari Pasar Sementara Kecamatan Parungpanjang yang mengalir ke pesawahan warga dan Kali Cimanceuri, Kamis sore 11/11/2021 (Dok. Hari Setiawan Muhammad Yasin/KM)
Potret limbah dari Pasar Sementara Kecamatan Parungpanjang yang mengalir ke pesawahan warga dan Kali Cimanceuri, Kamis sore 11/11/2021 (Dok. Hari Setiawan Muhammad Yasin/KM)

BOGOR (KM) – Pengelolaan limbah Pasar Sementara di Kecamatan Parungpanjang tidak tertata dengan rapi dan besih, terlihat dari tumpukan sampah yang mengakibatkan limbah mencemari sawah masyarakat dan kali Cimanceuri.

Saat wartawan kupasmerdeka.com mengkonfirmasi hal tersebut kepada Ketua PD Pasar Tohaga Parungpanjang, Erick Ibnu Affan, dirinya mengaku sudah melaporkan persoalan tersebut ke Direksi PD Pasar Tohaga Kabupaten Bogor dan wacananya akan diperbaiki, namun terkendala masalah dana.

“Saya sudah sampaikan ke direksi bahwa akan diperbaiki dan saat ini resapan air itu harus dibuat 3 sekat di resapan itu, jadi yang pertama itu dari pasar, sekat kedua kita filter airnya, dan ketiga air limbah dibuangnya tetap ke kali Cimanceuri, yang memang airnya sudah bersih, kalau sekarang airnya masih kotor dan berbahan kimia, dan terkendala masalah keterbatasan armada pengangkut sampah dari Jasinga, namun kembali lagi masalah dana apalagi sekarang akhir tahun,” ungkap Erick 11/11.

Erick menambahkan, dirinya melempar pertanggung jawaban kepada pihak pengembang dan Ketua Paguyuban Pasar Parungpanjang yaitu Haji Aseh, karena saat pembentukan jalan, air menggunakan pipa atau paralon Haji Aseh.

“Sebenarnya bukan tanggung jawab saya, melainkan pengembang PT. Hendra Putra Jaya. Bukan saya, soalnya saat pembentukan pasar sementara, masalah pembuangan limbah ini belum dibahas karena tidak terpikir masalah seperti ini, karena ini sifatnya kan TPS (Tempat Penampungan Sementara), karena saat hujan turun akhirnya air limbah membludak,” dalih Erick.

Konfirmasi berlanjut kepada Sugianto, salah satu pengembang dari PT. Hendra Putra Jaya di Jalan Raya Moh. Toha, namun dirinya sedang tidak ada di kantor.

Kondisi ini sempat viral di media sosial beberapa waktu lalu dikarenakan belum ada tindak lanjut dari pihak pengelola Pasar Sementara Parungpanjang.

Sementara itu, Ketua Paguyuban Pedagang Pasar Parungpanjang H. Aseh, saat dikonfirmasi KM mengatakan jika dirinya sudah melakukan perbaikan, namun menurutnya, karena tidak ada yang mengelola dari pihak PD Pasar.

Advertisement

“Itu sudah ada perbaikan yang tadinya tidak ada saluran air pada bak sampah sekarang sudah di pasang saluran air atau pipa, tetapi memang pihak pengelola Pasar Parungpanjang yang kurang baik dalam pengelolaan, pengangkutan sampah yang hanya bagian atasnya saja, tapi bawahnya tidak dikeruk, yang mana itu menyebabkan air sampah meluap keatas dan mengalir ke persawahan warga dan kali Cimanceuri,” jelas H. Aseh.

Terpisah, Kepala Seksi (Kasi) Ketentraman dan Ketertiban (Trantib) Satpol PP Kecamatan Parungpanjang, Dadang Kosasih, menyarankan untuk membuat tempat limbah yang sesuai dengan kajian.

“Saran saya bikin tempat limbah yang sesuai kajian dari konsultan yang pengawasannya ada di BLH (Badan Lingkungan Hidup) harus secepatnya sampah diangkat setiap hari, limbahnya dibikin kaya di pabrik batik, bukan cuma satu lubang tapi banyak,” saran Dadang.

Dadang juga membeberkan solusi jangka pendek dan menengah, supaya air limbah tidak bocor ke tempat penampungan limbah.

“Jangka pendek secepatnya untuk pengerukan supaya dalam untuk tempat limbahnya, jangan sampai bocor ke penampungan limbahnya ke masyarakat, dalam hal ini sawah dan kali, dan jangka menengah harus dibikin bak limbah, supaya limbah yang dibuang ke sungai sudah bersih, namun kalau pasar ukuran yang besar, harus lebih banyak saringan atau bak-baknya lebih besar, agar lebih mantap biar nanti air ke kali cimanceuri tidak ada pencemaran”, lanjut Dadang.

Namun sampai berita ini ditayangkan, Direktur Utama PD Pasar Tohaga Kabupaten Bogor Harris Setiawan enggan merespon pertanyaan wartawan kupasmerdeka.com saat dihubungi melalui sambungan telepon kamis sore 11 November 2021.

Reporter : BENO, HSMY

Editor : Sudrajat

Advertisement
Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


%d bloggers like this: