Disdikbud dan IPSI Serang Dorong Pagelaran Pentas Seni dan Pencak Silat Dalam Milad Paguron Langlang Buana

SERANG (KM) – Kegiatan pengembangan seni budaya dan pencak silat yang diselenggarakan di 30 paguron (perguruan- red) dilakukan secara secara bergilir di 29 kecamatan di Kabupaten Serang.

Pagelaran dilakukan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan beserta Ikatan Pencak Silat Seluruh Indonesia (IPSI) Kabupaten Serang bertempat di Kecamatan Pontang pada Minggu 14/11.

Kegiatan ini mendapat apresiasi oleh warga kecamatan Pontang, Eni, salah satu warga Pontang mengatakan kepada media kupasmerdeka.com, sangat bersyukur dengan adanya kegiatan pentas seni pencak silat ini,

“Banyak keuntungan dengan berjualan makanan dan minuman serta kopi. Sering- sering aja ya ada kegiatan ini,” harapnya dengan nada sumringah.

Pentas seni pencak silat ini dihadiri oleh Kepala Bidang Budaya, Beni Kusnandar, Kasi Kesenian, Sarip, Ketua IPSI Pontang, Ciruas,
dan Lebak Wangi, Muspika dan Tripika Pontang serta Ketua IPSI dan Sekjen IPSI Kabupaten Serang.

Kegiatan yang dilaksanakan di Pontang ini terdiri dari 3 Paguron yaitu Paguron Putra Pasarean dari Kecamatan Tirtayasa pimpinan Ade Saepul Anwar, Paguron Sinar Pusaka Tanara dari Kecamatan Tanara pimpinan Saprudin, dan Paguron Langlang Buana dari Pontang pimpinan Bapak Mamak.

Kegiatan ini pun menjadi kegiatan yang sangat spesial karena tepat di hari milad Paguron Langlang Buana yang ke- 3 selaku tuan rumah dalam acara ini.

Advertisement

Mamak selaku pimpinan Paguron Langlang Buana mengucapkan syukur alhamdulillah karena di akhir tahun ini para paguron bisa pentas lagi.

“Saya sangat berterima kasih kepada Bupati Serang dan Disdikbud serta IPSI Kabupaten Serang yang telah mengadakan kegiatan pentas seni pencak silat ini. Semoga ke depan para paguron akan terus berkarya dan berdaya untuk meningkatkan inovasi ekonomi kreatif,” katanya.

Kepala Bidang Budaya, Beni Kusnandar mengatakan kegiatan ini adalah program pemerintah daerah Kabupaten Serang yang diinisiasi oleh Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah untuk para paguron.

“Kami dari Kebudayaan (dinas- red) mohon maaf untuk tahun ini hanya 30 paguron yang bisa pentas dan insya Allah di tahun depan akan di tambah lagi kuotanya menjadi 80 paguron,” jelasnya.

Kasi Kesenian, arip menambahkan pentas seni pencak silat jurus wajib Kaserangan ini adalah pemersatu para paguron se Kabupaten Serang.

“Jurus Kaserangan ini digagas oleh Bupati Serang untuk selalu di lestarikan dan di kembangkan di Serang khususnya di provinsi Banten,” tutup Sarip.

Reporter: Acun Sunarya

Editor: MSO

Advertisement
Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


%d bloggers like this: