Aktivis Duga Ada Permainan Spek RAB oleh Kontraktor Proyek Pengaspalan di Perum Hasta Graha

(dok. KM)
(dok. KM)

BEKASI (KM) – Proyek pengaspalan hotmix yang diselenggarakan Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Pemukiman Dan Pertanahan (DPRKPP) Pemerintah Daerah Kabupaten Bekasi untuk peningkatan jalan lingkungan di Perumahan Hasta Graha RT 001 RW 039 Kelurahan Wanasari, Kecamatan Cibitung, dengan pagu anggaran Rp. 181.236.143,93 yang dikerjakan oleh CV. Lancar Jaya Konstruksi menuai pertanyaan.

Pasalnya, ketika dikonfirmasi KM dilokasi kegiatan, Tono selaku pemasok material aspal mengatakan bahwa jumlah kesulurahan volume pekerjaan adalah panjang 162 meter, lebar 4 meter dengan gelaran penebalan 7 centi, 4 centi item (ATB), dan lapisan (Laston) 3 centi.

Adapun pengiriman aspal kelokasi kegiatan sejumlah 5 mobil kapasitas rata-rata satu mobile truk muatan 10 Ton.

“Jadi untuk tonase semua 50 ton, intinya kalau dari pihak kita tergantung pemesanan si pembeli, misalnya pesan sekian ton, ya kita kirim sesuai pesanan,” ungkap Tono kepada KM, 4/11.

Sementara itu, Konsultan Pengawas, Saca, saat dihubungi terkait jumlah volume pekerjaan tersebut memberikan keterangan yang berbeda. Saca mengaku untuk total tonase adalah 30 ton, volume panjang 90 meter, lebar 4, dan tinggi penebalan 6 senti (ATB 3+laston 3).

“Karena kondisi jalan di bagian belakang sudah beton, makanya jadi kita majuin kedepan dan ada juga pembuangan di sebelah belokan,” ucap Saca.

Namun dirinya enggan menjawab saat dipertanyakan mengenai spesifikasi RAB dalam kegiatan tersebut.

Terpisah, Ketua Kumunitas Peduli Bekasi (KPB), Yanto, menilai aneh perbedaan pernyataan antara konsultan pengawas dan pemasok material. Dirinya mempertanyakan apakah konsultan tidak memiliki gambar atau Rencana Anggaran Biaya (RAB) sehingga pernyataan itu berbeda.

“Kalau konsultan tidak memiliki pegangan spesifikasi volume RAB, gimana bisa tahu hasil volume itu, berapa yang harus di gelar, sedangkan waktu dikonfirmasi media saja dia tidak bisa menjawab,” Cetus Yanto.

“Yang harus dipahami, kalau kita hitung secara analisa, total panjang 162m x lebar 4m x tebal 7cm x rumus aspal dibagi 1 mobil truk (10 ton) harusnya volume keseluruhan tonasenya dikarkulasikan jumlahnya 104,328 ton,” lanjut Yanto.

“Untuk itu, saya meminta kepada Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Pemukiman Dan Pertanahan (DPRKPP) Kabupaten Bekasi, agar melakukan pengecekan kegiatan yang dikerjakan CV. Lancar Jaya Konstruksi, karena saya menduga ada permainan ketidak sesuaian volume spesifikasi RAB dalam kegiatan ini,” tegas Yanto.

Reporter : KM Bekasi

Editor : Sudrajat

Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


%d bloggers like this: