Gubernur Sumatera Barat Dorong Wali Nagari Percepat Pencegahan Masalah Kesehatan

Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi

BUKITTINGGI (KM) – Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi mengimbau Pemerintah Kabupaten dan Kota melalui Dinas Kesehatan agar mengoptimalkan potensi kader kesehatan dan bekerja sama dengan Pemerintahan Nagari terjun langsung memaksimalkan vaksinasi covid-19 dan campak rubela di Sumatera Barat.

Hal ini disampaikan Mahyeldi pada Pertemuan Orientasi Persiapan Bulan Imunisasi Campak Rubela, di Grand Rocky Hotel Bukittinggi, Jumat 3/9.

Menurutnya, terjun langsung jemput bola ke masyarakat itu adalah dalam bentuk perubahan pola kerja dan inovasi yang memang diperlukan dimasa pandemi ini.

“Kita akui pandemi covid-19 telah membuat situasi semakin sulit, pengangguran semakin banyak, angka kemiskinan mengalami penambahan, angka ibu hamil meningkat, angka kelahiran terus bertambah. Kita harus lakukan inovasi-inovasi yang dapat meminimalisir segala permasalahan yang ada, baik kesehatan maupun kemiskinan,” ujarnya.

“Pandemi covid-19 harus membuat kita lakukan inovasi baru dalam berbagai hal. Masalah kesehatan perlu menjadi perhatian yang serius, baik Sumber Daya Manusia (SDM), maupun anggaran dan  program. Kader kita sangat banyak, ada kader posyandu, dasawisma. Kalau selama ini posyandu untuk balita saja, kalau sekarang kita ganti pola, kader harus proaktif,” lanjutnya.

Advertisement

Ia menambahkan bahwa kader harus mempersiapkan pola jemput bola ke lapangan dan diberdayakan dalam bimbingan puskesmas, semua dinas kesehatan harus bersinergi dengan pemerintahan desa dan nagari-nagari.

“Fokus ke wilayah nagari melalui kader- kader, dibuatkan pedomannya untuk pegangan bagi kader-kader posyandu dan dasawisma, maksimalkan potensi kader, lalu dibantu melalui publikasi media sosial, dan sosialisasi dengan ceramah di masjid, radio dan televisi,” imbuh Gubernur yang akrab disapa Buya Mahyeldi itu.

Selain itu ia juga menjelaskan bahwa potensi nagari sangatlah penting dalam mendorong program pemerintah, karena ikatan kekeluargaan di nagari sangat kuat.

“Untuk itu kita dorong melalui Walinagari untuk melakukan kegiatan-kegiatan dalam percepatan pencegahan masalah kesehatan,” tutupnya.

Reporter: Warman

Editor:  MSO

Advertisement
Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


%d bloggers like this: