Wali Kota hingga Ketua DPRD Kota Bogor terima Aspirasi Massa Demo Tuntut Pembebasan Rizieq Shihab dari Kasus RS Ummi

Aksi unjuk rasa dari Forum Masyarakat Peduli Keadilan Bogor Raya dan Aliansi Muslim Kota Bogor di depan Balaikota Bogor, Jumat (11/06/2021). (Foto: kompas.com)

BOGOR (KM) – Aksi unjuk rasa dari Forum Masyarakat Peduli Keadilan Bogor Raya dan Aliansi Muslim Kota Bogor dengan tuntutan dibebaskannya Habib Rizieq Shihab dari kasus RS. Ummi digelar di depan Balaikota Bogor, Jumat 11/6 kemarin.

Mereka ingin bertemu langsung dengan Wali Kota Bogor dan menyampaikan aspirasinya. Namun Forkopimda bersepakat menerima aspirasi yang disampaikan perwakilan habaib dan ulama di gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bogor.

Dialog tersebut digelar di Ruang Serbaguna Lantai 1 DPRD dan dihadiri oleh sekitar 15 orang perwakilan habaib dan ulama dihadiri Wali Kota Bogor, Ketua DPRD Kota Bogor, Danrem, Kapolresta, Dandim, dan Kasrem.

Ketua DPRD Kota Bogor Atang Trisnanto mengatakan dialog ini sangat penting.

“Meskipun tidak menghasilkan kesepahaman maksimal seperti yang diharapkan, langkah dialog ini sangatlah besar artinya untuk kondusifitas Kota Bogor,” ungkap Atang, Minggu 13/6.

Ketua DPRD yang juga Ketua DPD PKS Kota Bogor juga mengapresiasi pihak- pihak yang mau hadir dengan fasilitas ini.

“Apresiasi untuk Wali Kota beserta Forkopimda dan perwakilan habaib dan ulama, yang sudah berkenan bertemu secara langsung dalam forum yang dinamis. Alhamdulillah DPRD dapat memfasilitasi ruang tempat dialog ini,” tambah Atang.   

Atang berterima kasih kepada TNI/Polri di bawah koordinasi Kapolresta dan Dandim, yang telah mengawal proses penyampaian aspirasi massa dengan jumlah sangat besar secara persuasif dan kondusif.

“Bravo untuk Kapolresta, Dandim, beserta seluruh jajaran TNI/ Polri dan petugas Satpol PP yang berhasil menghadirkan suasana yang aman dan komunikatif dalam giat penyampaian aspirasi ini,” lanjutnya.

Tak kalah penting, Atang pun mengapresiasi massa aksi yang menyampaikan aspirasinya secara damai dan sesuai ketentuan yang diatur didalam Undang-undang.

“Undang-undang menjamin penyampaian pendapat di muka publik secara tertib. Terima kasih kepada pimpinan dan massa aksi yang telah menyampaikan aspirasi secara konstitusional. Meskipun massa sangat banyak, Alhamdulillah, bisa berjalan damai dan tertib. Semoga semuanya tetap dilimpahi kesehatan dan menjaga prokes di tengah pandemi ini,” jelasnya.

Poin penting dari dialog tersebut selanjutnya akan dilakukan koordinasi dan pembahasan secara maraton oleh Forkopimda untuk mengambil langkah-langkah yang konstruktif agar suasana di Kota Bogor ini tetap kondusif.

Terakhir, Atang mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama berdoa untuk negeri tercinta.

“Kita doakan agar bangsa ini bisa terus dijaga oleh Allah SWT. Semoga bangsa ini dilimpahi keberkahan dan persatuan. Dikuatkan untuk tegaknya keadilan untuk semua, tidak ada diskriminasi di depan hukum, serta bisa memuliakan para pemimpin, ulama, kyai, habaib, dan tokoh masyarakat dari apapun latar belakangnya,” harapnya.

“Mudah-mudahan dengan demikian keberkahan terus berlimpah di negeri yang kita cintai ini,” pungkasnya.

Reporter :  ddy

Editor : MSO

Advertisement
Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


%d bloggers like this: