Tak Bersalah, Mantan Sekdis DPKPP Kabupaten Bogor Iryanto Divonis Bebas

Sujud syukur mantan Sekdis DPKPP Kabupaten Bogor usai divonis bebas (dok.KM)

BOGOR (KM) – Sekretaris Dinas (Sekdis) Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DPKPP) Kabupaten Bogor Iryanto, telah dinyatakan vonis bebas tidak bersalah dalam kasus Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh Polres Bogor yang terjadi pada 3 Maret 2020 silam.

Majelis Hakim Pengadilan Negeri Bandung yang diketuai Rifandaru, didampingi hakim anggota Budi dan Femina menyatakan, dengan merujuk pada fakta persidangan sehingga membuktikan bahwa perbuatan menerima janji dan pemberian hadiah kepada pejabat negara tidak terbukti diterima oleh Iryanto.

“Iryanto diputus bebas murni dan mengembalikan barang sitaan dalam kasus ini kepada saudara Iryanto yang menjadi haknya,” ungkap Rifandaru saat vonis sidang, Jumat 18/6.

“Berdasarkan fakta persidangan yang ada, saat pemeriksaan saksi AB, bersaksi bahwa ada penyerahan uang sebesar Rp. 95 juta pada bulan Juli 2019 kepada Iryanto, tidak bisa dibuktikan karena tidak berkesesuaian dengan saksi lain yang hadir di persidangan,” jelas Rifandaru.

Hakim Ketua juga menyampaikan, bahwa dalam kasus OTT di DPKPP tanggal 3 Maret 2020, Iryanto belum menguasai barang bukti berupa amplop coklat yang diletakkan saksi SP dibawah mejanya, dan sesaat setelah itu masuk petugas Polres Bogor melakukan penangkapan.

“Saat kejadian tanggal 03 Maret 2020 didasarkan atas keterangan saksi SP, saksi anggota Polres Bogor dan saksi FS menyatakan bahwa OTT itu didasarkan atas keterangan SP saat dipanggil ke ruangan Kasatreskrim Polres Bogor yang menanyakan kekurangan dana pengurusan izin RS Cibungbulang dan Hotel Cisarua, lalu SP datang ke DPKPP tanggal 3 Maret 2020 bersama seseorang berinisial RM menggunakan mobil Avanza Silver dan bertemu seseorang bernama Yudi,” tambah Rifandaru.

Advertisement

Atas semua pertimbangan majelis hakim dan memperhatikan fakta persidangan, maka hakim yang diketuai Rifandaru memutuskan bahwa Iryanto tidak terbukti bersalah dalam kasus ini dan membebaskan dirinya dari segala tuntutan dan mengembalikan semua barang bukti yang menjadi hak terdakwa serta membebankan biaya persidangan kepada negara serta hakim tidak membenarkan perbuatan jebakan kepada seseorang.

Sementara Iryanto sesaat setelah mendegar putusan tersebut langsung tersungkur bersujud syukur atas vonis bebasnya, dan rasa syukur tak terhenti terucap dari mulutnya saat keluar dari ruang persidangan PN Bandung.

“Saya tidak bisa berkata-kata hanya rasa syukur kehadirat Allah SWT yang bisa saya ucapkan hari ini, terima kasih atas doa dan dukungan anak-anak dan keluarga saya, untuk LBH Bara JP yang luar biasa berjuang untuk membuktikan saya tidak bersalah dalam kasus ini, buat semua pihak yang sudah ikut mendoakan, akhirnya saya menjadi saksi hidup bahwa keadilan hukum masih tegak di NKRI,” pungkas Iryanto berlinang air mata.

Reporter: ddy

Editor: MSO

Advertisement
Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


%d bloggers like this: