Dua Klaster Perumahan di Bekasi Timur Langgar GSS dan Diduga Belum Miliki IMB

Klaster perumahan di Bekasi Timur diduga belum memiliki IMB dan melanggar GSS

BEKASI (KM) – Pembangunan kluster di Jalan KH. Agus Salim RT 001/ 05 Kelurahan Bekasi Jaya, Kecamatan Bekasi Timur diduga belum kantongi IMB dan melanggar GSS (Garis Sempadan Sungai).

Dari pantauan kupasmerdeka.com, dua kluster tersebut belum ditemukan adanya plang atau papan informasi IMB yang dipasang pada bangunan tersebut.

Salah satu yang bertanggung jawab di lapangan mengklaim bahwa perizinannya sudah diurus ke Pemda dan sudah selesai.

“Kita cuman bisa membangun 19 unit, 500 meter tanah kita ke ambil sama pemerintah karena kena GSS dan tidak boleh dibangun. Makanya kita mundurin 30 meter dari atas kali sesuai arahan dari Pemda. Sedangkan klaster yang di sebelah tetap dibangun, padahal kena Garis Sempadan Sungai,” ucapnya.

Advertisement

Menanggapi hal tersebut, pemerhati pembangunan Kota Bekasi Yanto Purnomo menilai bangunan itu sudah melanggar Perda Nomor 4 Tahun 2017 tentang penyelenggaraan dan retribusi Izin Mendirikan Bangunan (IMB).

“Apalagi ada dugaan pelanggaran terhadap GSS (Garis Sepadan Sungai),” ujar Yanto, Kamis, 24/6.

“Untuk itu saya meminta kepada Dinas Tata Ruang Kota Bekasi untuk survey lokasi bangunan 2 klaster, untuk memastikan dugaan belum mengantongi izin dan adanya pelanggaran GSS,” pungkasnya.

Reporter: KM Bekasi

Editor: HJA

Advertisement
Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


%d bloggers like this: