PSR dan ASPPA Kecam Pencabulan Anak Yang Terjadi di Bengkulu Selatan

Ketua PSR dan Anak-anak Dalam Perlindungan ASPPA
Ketua PSR dan Anak-anak Dalam Perlindungan ASPPA

BENGKULU SELATAN (KM) – Organisasi Pergerakan Suara Rakyat (PSR) mengecam keras tindakan asusila yang terjdi baru-baru ini di Bengkulu Selatan. Hal tersebut disampaikan oleh Ketua Umum PSR Rita Maryani kepada KM Bengkulu melalui pesan singkat sore ini.

Dikatakan oleh Rita bahwa sebagai perempuan sekaligus ibu, dan atas nama organisasi PSR dirinya sangat menyayangkan dan mengecam perbuatan yang dilakukan oleh pelaku pencabulan terhadap anak kandungnya sendiri yang terjadi di Kecamatan Kedurang Ilir baru-baru ini.

Perbuatan tersebut menurutnya jelas-jelas tidak bermoral dan tidak berprikemanusiaan. Ianya tidak hanya mencemarkan nama baik keluarga, namun juga membuat masa depan anak menjadi suram.

“Kami mengecam perbuatan tersebut, seluruh anggota PSR berharap agar pihak berwajib menghukum pelaku seberat mungkin, yang dapat memberikan efek jera, agar ke depan tidak ada penjahat-penjahat bejat yang serupa bermunculan. Anak-anak yang harusnya dijaga, dilindungi, diayomi, ini malah dirusak hanya karena mngedepankan hawa nafsu sesaat, Nauzubillahi min dzalik,

Advertisement
” ujar Rita Maryani kepada KM Senin 24/5.

Sementara itu, kecaman serupa juga datang dari Aliansi Srikandi Peduli Perempuan dan Anak (ASPPA). Lebih jauh, ASPPA mengkaji bahwa setiap tahunnya angka pemerkosaan, kekerasan dan pencabulan anak di Indonesia akhir-akhir ini meningkat.

Ketua Umum ASPPA Puji Purwati menghimbau kepada seluruh lapisan masyarakat untuk selalu mendekatkan diri kepada Allah Allah SWT. Khususnya untuk para ibu lebih mawas diri jika mempunyai anak usia mulai remaja.

“Harus selalu dikontrol anak anaknya walaupun kita sibuk bekerja dan mengurus rumah tangga, jangan sampai kasus serupa terulang lagi, mereka anak kita dan tanggung jawab kita,” kata Puji.

Ia pun berharap agar aparat penegak hukum memberikan hukuman kepada para predator seksual dengan seberat-beratnya.

“Kami berharap dihukum seberat beratnya yang telah merusak masa depan anak. Kami tidak akan pernah ragu untuk membela hak anak,” pungkasnya.

Reporter: KM Bengkulu

Editor: HJA

Advertisement
Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


%d bloggers like this: