Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor Tingkatkan Kapasitas untuk Layani Pelanggan di Zona 6

Direktur Utama Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor Rino Indira Gusniawan (dok. KM)
Direktur Utama Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor Rino Indira Gusniawan (dok. KM)

BOGOR (KM) – Dalam upaya meningkatkan pelayanan air bersih bagi masyarakat, Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Tirta Pakuan Kota Bogor menargetkan penyelesaian pembangunan penampungan air dari dua sumber mata air di Kabandungan, Kecamatan Tamansari, Kabupaten Bogor.

Direktur Utama Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor Rino Indira Gusniawan mengatakan bahwa sumber mata air dan resapan air yang ada di Kabandungan ini luasnya satu hektare. “Nantinya sumber mata air dan resapan air di lokasi tersebut akan mendistribusikan sekitar 30 liter per detik ke reservoir Kota Batu, yang kemudian dialirkan ke pelanggan di zona 6 Kota Bogor,” ungkap Rino kepada awak media di Kabandungan, Jumat 7/5.

“Ya akan kita bangun tempat ini, hanya bak untuk penangkapan air, juga tempat pembubuhan desinfektan sebelum dialirkan ke reservoir Kota Batu, yang sekarang berkapasitas 2.000 meter kubik, mengaliri zona 6. Dari sini, ke bawah, sampai ke wilayah belakang Kebun Raya Residence (KRR),” tambah Rino.

Kata Rino, penampungan air Kabandungan sejatinya bisa mengalirkan air 40-50 liter per detik. Namun pihaknya hanya akan mengambil 30 liter per detik dan sisanya untuk pelestarian lingkungan dan konservasi. “Jadi kita akan buat bak-bak penampungan air tertutup seperti di Kotabatu dan Tangkil,” katanya.

Advertisement

Kaitan progres pembangunan, sambung Rino, saat ini Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor tengah menunggu keluarnya Izin Mendirikan Bangunan (IMB) dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor. Setelah itu, pembangunan fisik bisa segera dilakukan. Sedangkan pembebasan lahan sudah diselesaikan tahun lalu, dengan menelan anggaran Rp9,5 miliar.

Lebih lanjut Rino mengatakan bahwa pembangunan penampungan air Kabandungan harus selesai tahun ini. Sebab, saat ini pihaknya banyak menerima keluhan soal penambahan jumlah pelanggan di zona 6.

“Perencanaan lainnya sudah siap. Tinggal menunggu izin. Kalau pipa sudah bisa mulai. Karena pembebasan lahan sudah selesai tahun lalu. Tinggal kita bangun tahun ini dengan anggaran dari internal Tirta Pakuan sebesar Rp6 miliar.”

“Sehingga, Tirta Pakuan Kota Bogor bisa menambah jumlah pelanggan sekitar 2.100 unit, dari jumlah pelanggan saat ini sebanyak 7 ribuan pelanggan di zona 6. Makanya kita targetkan tahun ini harus selesai agar penambahan pelanggan bisa tercapai, karena sudah delapan tahun nggak ada penambahan pelanggan di zona 6. Padahal pertumbuhan penduduk selalu ada,” pungkas Rino.

Reporter: ddy
Editor: HJA

Advertisement
Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


%d bloggers like this: