Kesal Tanah Miliknya Menjadi Rusak Akibat Pembangunan Pabrik, Warga Desa Citeras Akan Laporkan Manajemen PT GMT

SERANG (KM) – Warga Desa Citeras mengeluhkan kerusakan kontur tanah akibat aktivitas pembangunan pabrik milik PT. GMT. Warga pun menduga kalau izin Amdal PT. GMT bermasalah. Pasalnya, pihak PT. GMT tidak pernah mau menggubris pengaduan masyarakat terkait kerusakan tanah milik warga bernama Arnah binti Arwan yang juga berlokasi di sekitar pabrik.

Pembangunan pabrik PT.GMT yang berlokasi di Desa Citeras Kecamatan Rangkasbitung, Lebak, Provinsi Banten diduga sebagai penyebab kerusakan pada sebidang tanah seluas 1.200 meter persegi milik warga.

Dari tiga kali pertemuan antara warga dengan pihak perusahaan tersebut, ia mengaku kecewa karena pihak perusahaan “tidak menunjukkan itikad baik” dan enggan bertindak cepat untuk menyelesaikan masalah tersebut. Pemilik tanah juga mengaku tidak pernah dipertemukan dengan manajemen perusahan yang bisa langsung memutuskan masalah.

Advertisement

“Pihak perusahaan hanya menyampaikan bahwa kerugian tersebut akan segera di selesaikan dengan cara di turap (TPT), tetapi sampai dengan saat ini janji janji perusahaan belum juga dilaksanakan,” ujar pemilik tanah saat ditemui KM.

“Saya benar-benar merasa dirugikan dengan adanya pembangunan pabrik tersebut yang mengakibatkan tanah milik saya menjadi rusak, saya juga akan melaporkan kepada dinas terkait berkenaan dengan kerusakan tersebut,” pungkasnya.

Reporter: iing Ricky khaerudin
Editor: HJA

Advertisement
Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


%d bloggers like this: