Apresiasi Kerja Keras Pelatih Diklat Anjungan Daerah, Dirut TMII Hadiahi Piagam Penghargaan

Pose Bersama Manajer Program Budaya dengan Perwakilan Anjungan Daerah TMII (dok. KM)
Pose Bersama Manajer Program Budaya dengan Perwakilan Anjungan Daerah TMII (dok. KM)

JAKARTA (KM) – Pengelola Taman Mini Indonesia Indah (TMII) melalui Manajer Program Budaya memberikan Piagam Penghargaan dari Direktur Utama TMII kepada seluruh Pelatih Diklat Anjungan Daerah pengisi acara virtual Hari Tari seDunia pada Rabu 5 Mei 2021 di Ruang rapat Teater Tanah Airku.

Kegiatan rapat dipimpin langsung oleh Manajer Program Budaya TMII Trimawarsanti dan dihadiri oleh para Kepala dan Perwakilan Anjungan Daerah TMII diantaranya Lampung, Jambi, Bengkulu, DKI Jakarta, Jawa Timur, Jawa Barat, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, Papua, Maluku, dan NTB.

Dalam sambutannya, Trimawarsanti yang akrab disapa Santi menyampaikan ucapan terimakasih dan apresiasi yang tinggi kepada seluruh perwakilan Anjungan yang selama masa Pandemi covid-19 terus berupaya melakukan terobosan-terobosan dalam pengembangan seni budaya nusantara diantaranya dengan berpartisipasi mengisi acara kegiatan virtual Hari Tari seDunia yang diselenggarakan TMII beberapa waktu yang lalu.

“Dalam konsep 46 gelar, 46 karya seni tari, dalam 4 jam 6 menit bersama 46 koreaografer dan juga rangkaian kegiatan HUT-46 TMII sudah usai digelar, sudah ditayangkan di TMII Official dan mendapat respon luar biasa, sudah ditonton lebih dari 4300 kali. Berarti visi misi kita bersama dalam mengawal kebudayaan ini menjadi awal dimasa pandemi ini,” ungkap Santi disambut tepuk tangan peserta rapat.

“Hari ini kita berkumpul disini, saya sebagai penanggung jawab produksi mengucapkan banyak terima kasih kepada bapak ibu semua yang dalam waktu 2 bulan, dari potensi Diklat bisa menampilkan 25 diklat yang bisa berperan serta, dan itu sangat luar biasa, kedepan akan kita ciptakan lagi,” lanjutnya.

Advertisement

“Kenapa kita harus bergerak dalam platform digital, karena inilah saatnya kita mengikuti era digital 4.0 dimana sekarang ini para seniman harus mempunyai rekam jejak dalam karyanya,” jelasnya.

Santi juga mengatakan bahwa pihaknya juga mengeluarkan program lainnya dimasa pandemi yaitu Podcast Bincang Pelaku Seni.

“Program ini akan dinaikkan di kanal YouTube official TMII di mana di situ akan ada bincang dengan para pelaku penggiat budaya, sinergi dengan anjungan daerah terkait dengan diklat atau yg terkait dengan program daerah, sehingga sinergi antara kami dengan anjungan daerah bisa lebih asik lagi,” papar Santi.

Dalam sesi sharing ide dan informasi, Deni Husni dari Anjungan Jambi memberikan masukan dan saran agar bisa dibuatkan juga event berskala internasional secara virtual terlebih dahulu. “Nanti bila wabah sudah berakhir, momen itu kita buat nyata (offline), nah jadi bukan hanya dari daerah nusantara tapi juga dari seluruh dunia datang kesini,” usulnya.

“Dan juga yang kami harapkan ada program lanjutan dari even lokal supaya berlanjut terus ke tingkat internasionalnya melalui TMII,” pungkasnya.

Masukan lainnya juga disampaikan dari perwakilan Anjungan Kaltim, Papua, dan lainnya yang berharap agar program kegiatan budaya semakin ditingkatkan dan dikembangkan agar memberikan manfaat lebih besar lagi bagi para penggiat seni budaya.

Reporter: Sudrajat
Editor: HJA

Advertisement
Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


%d bloggers like this: